Rabu , 20 November 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Dana Insentif Daerah Turun Drastis

Dana Insentif Daerah Turun Drastis

Hidayattullah sjahid

KEPAHIANG – Ada yang menarik dari pelaksanaan rapat paripurna yang digelar, Senin (21/10) di gedung DPRD Kabupaten Kepahiang. Penurunan Dana Insentif Daerah yang sebelumnya Rp 9,9 miliar turun drastis menjadi Rp 3,5 miliar, menjadi sorotan serius anggota DPRD Kabupaten Kepahiang.

Seperti yang disampaikan Ketua Fraksi Golkar Gerakan Perjuangan Pembangunan Indonesia, Hendri, SE dalam tanggapan fraksi atas Nota RAPBD Tahun Anggaran 2020 mendatang. Diungkapkan Hendri, Pemerintah Kabupaten Kepahiang harus memberikan penjelasan yang lengkap atas kondisi tersebut, agar masyarakat tahu apa sebenarnya yang terjadi dengan Dana Insentif Daerah ini.

“Sebelumnya kita ketahui bahwa Dana Insentif Daerah yang diterima Pemkab Kepahiang Rp 9,9 miliar. Namun pada nota pengantar RAPBD 2020 disampaikan bahwa Dana Insentif Daerah Rp 3,5 miliar. Ini tentu menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat, kenapa Dana Insentif Daerah tersebut bisa berkurang,” ungkapnya.

Selain itu, Hendri juga menyoroti soal proyek perecepatan pembangunan PT Sarana Multi Infrastruktur yang hingga saat ini belum berjalan. Padahal sejak tahun 2018 lalu DPRD Kabupaten Kepahiang sudah menyetujui terkait penyertaan modal dan perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan.

“Kita ingin Pak Bupati bisa segera menegur Kepala Dinas PU Kabupaten Kepahiang, guna mengklarifikasi apa alasan hingga saat ini proyek percepatan pembangunan tersebut tak kunjung berjalan. Masyarakat perlu tahu alasan dari setiap kebijakan yang diambil oleh pimpinan daerah,” terangnya.

Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM. IPU ketika dikonfirmasi usai rapat paripurna, belum bisa membeberkan secara rinci alasan kenapa Dana Insentif Daerah dari pemerintah pusat tersebut berkurang. Ia menegaskan Pemkab Kepahiang akan menjelaskan secara rinci hal tersebut pada rapat paripurna Jawaban Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas Nota Keuangan RAPBD 2020 pada Rabu (23/10) mendatang.

“Nanti akan saya jawab secara rinci di agenda paripurna berikutnya. Setelah ini saya akan berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk membahas pandangan umum fraksi-fraksi yang diantaranya menyoroti masalahan Dana Insentif Daerah, termasuk proyek PT Sarana Multi Infrastruktur dan lainnya,” singkat Bupati. (sly)

Berita Lainnya

Jelang Akhir  188 Pejabat Pemda Kepahiang Dimutasi

KEPAHIANG–  Pemkab Kepahiang kembali menggelar mutasi jabatan, Selasa (19/11) siang. Sebanyak 188 pejabat eselon III ...

error: Content is protected !!