Sabtu , 18 Januari 2020
Home / Berita utama / Tidak Bayar Pajak, Hotel Terancam Disegel

Tidak Bayar Pajak, Hotel Terancam Disegel

BENGKULU – Pendapatan Pajak Daerah (PPD) dari sektor perhotelan di Kota Bengkulu hingga triwulan ketiga September baru mencapai 59,20 persen dari total target sekitar Rp 11 miliar. Hal ini mendapat tanggapan dari Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain.

Menurutnya hal tersebut sangat disayangkan. Padahal belum lama ini, indeks tingkat hunian kamar hotel di Bengkulu menjadi yang tertinggi se Pulau Sumatera. Ia pun menyarankan kepada Pemkot Bengkulu agar menyegel hotel yang tidak mau membayar pajak.

“PAD hotel itu belum mencapai target ditenggarai juga karena ada beberapa pihak hotel yang memang belum membayar pajak ke daerah. Dengan alasan hotel sepi, tapi itu bukan menjadi alasan untuk tidak membayar pajak hotel. Sebelumnya DPRD pernah mengajukan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Walikota (Perwal) ke Pemkot terkait hal tersebut,” kata Teuku Zulkarnain.

Ia melanjutkan, beberapa Kota di Indonesia sudah melakukan sistem segel untuk hotel yang tidak membayar pajak ke daerah. Bahkan beberapa kota juga sampai melakukan penyitaan terhadap hotel yang tidak membayar pajak tersebut. “Berkenaan dengan hal itu dirasa perlu bagi Pemkot untuk menyiapkan Perda atau Perwal untuk menyikapi hotel yang tidak membayar pajak itu. Sehingga nanti tidak ada lagi hotel yang tidak membayar pajak, karena pajak yang dibayarkan itu akan kembali lagi ke rakyat dalam bentuk pembangunan infrastruktur misalnya,” ujarnya.

Politisi PAN ini juga mengatakan, Dinas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) harus lebih maksimal lagi dalam menggalang pajak baik itu hotel ataupun pajak yang lainnya. “Bapenda memiliki catatan terhadap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di Kota Bengkulu. Karena hotel itu biasanya di awal tahun dan akhir tahun pasti penuh, apalagi saat ada acara yang tingkat provinsi atau nasional,” tutupnya. (cw3)

 

Berita Lainnya

Pasutri Pengedar Sabu Diduga Edarkan ke Pengunjung Eks Lokalisasi Pulau Baai

BENGKULU-  Pasangan suami istri (pasutri) berinisial, Sa dan De yang diketahui memiliki narkoba jenis sabu ...