Sabtu , 16 November 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Pengaruhi Pendapatan Nelayan

Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Pengaruhi Pendapatan Nelayan

SULIT MELAUT: Nelayan di Kecamatan Pondok Kelapa, saat ini mulai menghadapi musim gelombang tinggi dan angin kencang, sehingga mempersulit untuk penangkapan ikan. (foto: fintah/rb)

BENTENG – Nelayan tradisional di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) saat ini menghadapi musim gelombang tinggi dan angin kencang yang menyebabkan badai. Karena hal tersebut, penghasilan nelayan yang menggunakan kapal klecil semuanya menurun drastis.

“Paling banyak hanya setengah dari penghasilan di hari-hari cerah,” kata Mukmin, nelayan di Pasar Pedati, Minggu (27/10).

Kendala perahu tradisional, memang menyulitkan nelayan untuk mencari ikan di daerah yang jauh dan lebih dalam. Saat ini jangkauan nelayan tradisional paling jauh hanya di jarak 50 mil dari bibir pantai. Jika angin kencang seperti sekarang ini, ikan lenbih banyak berada di perairan dalam. Hal tersebut, tidak bisa dijangkau dan dijelajahi oleh kapal nelayan tradisional.

Jika hasil sudah banyak berkurang, mau tidak mau nelayan harus menaikkan harga ikan. Karena ikan nelayan tradisional merupakan ikan yang tidak diawetkan dengan bahan apapun. “Kami juga tidak membawa es batu, karena lamanya melaut hanya sekitar 12 jam saja,” ujar Mukmin.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Benteng, Samsul Bachtiar saat dikonfirmasi mengenai kondisi yang dihadapi nelayan tradisional, mengaku tidak bisa berbuat banyak. Peralatan tradisional, tentunya menjadi hambatan tersendiri bagi nelayan Benteng untuk melaut lebih jauh lagi.

“Berbeda dengan nelayan jenis kapal-kapal besar, yang bisa melaut sampai berminggu-minggu hasilnya akan lebih banyak,” jelasnya.

Kondisi cuaca yang mengkhawatirkan, turut dipantau oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Benteng. Kepala Pelaksana BPBD Benteng, Samsul Bahri, S.Pd, MM mengingatkan nelayan untuk menjaga keselamatan. Kondisi gelombang yang lebih tinggi dibanding hari-hari biasa harus diwaspadai. “Kami juga menyiapkan petugas untuk terus memantau kondisi cuaca di wilayah perairan Benteng,” demikian Samsul. (vla)

Berita Lainnya

Masa Sanggah Hasil Pilkades, Seminggu

BENTENG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 46 desa se Kabupaten Bengkulu Tengah berjalan sukses. ...

error: Content is protected !!