Kamis , 12 Desember 2019
Home / Daerah / Lebong / Perusahaan Wajib Pakai Naker Loka

Perusahaan Wajib Pakai Naker Loka

Rosjonsyah

PELABAI – Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si meminta Dinas Ketenagaan Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengecek asal-usul tenaga kerja yang dipekerjakan 43 perusahaan besar yang ada di Kabupaten Lebong. Dipastikannya seluruh perusahaan wajib menggunakan tenaga kerja lokal, khususnya masyarakat di sekitar lokasi perusahaan. ‘’Paling tidak untuk tenaga kerja kasarnya,’’ tegas Bupati.

Sesuai data perizinan yang dikeluarkan DPMPTSP Kabupaten Lebong, 43 perusahaan itu bergerak di berbagai bidang. Namun paling banyak bergerak di bidang pertambangan dan pengembangan energi listrik. Selebihnya bidang perkebunan. ‘’Ini menunjukkan Pemkab Lebong sangat terbuka terhadap investor yang ingin mengelola potensi alam yang ada di Lebong, makanya suatu hal yang wajar jika kami minta masyarakat lokal diberdayakan sebagai faktor kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat,’’ ungkap Bupati.

Dipastikannya, Pemkab Lebong akan memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak memberdayakan tenaga kerja lokal. Sekalipun kewenangannya hanya sebatas teguran karena Pemkab Lebong belum menyusun regulasi khusus mengenai investasi perusahaan di daerah. Justru itu peran aktif legislatif, penegak hukum dan masyarakat sangat diperlukan demi terwujudnya Kabupaten Lebong yang mandiri dan sejahtera. ‘’Pastikan juga berapa jumlah TKA (tenaga kerja asing, red) yang dipekerjakan setiap perusahaan dan masih layakkah masalah izinnya,’’ tutur Bupati.

Terpisah, Kepala Disnakertrans Kabupaten Lebong, Bambang Tegoeh, S.Sos mengaku siap mengecek masalah tenaga kerja di seluruh perusahaan yang ada di Lebong. Khusus untuk masalah izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA), dipastikannya Disnakertrans kembali melakukan pendataan paling telat Desember. ‘’Untuk tenaga ahli, umumnya perusahaan di Lebong masih memberdayakan tenaga kerja dari luar, bahkan beberapa diantaranya warga asing,’’ tukas Bambang.

Data dihimpun, hanya 3 perusahaan di Lebong yang melapor mempekerjakan TKA. Antara lain PT. Bangun Tirta Lestari (BTL), perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit tenaga listrik mikro hidro di Desa Ladang Palembang, Kecamatan Lebong Utara yang mempekerjakan 57 TKA. Selanjutnya, PT. Tansri Majid Energi (TME), perusahaan yang bergerak di bidang Pertambangan Emas di Desa Lebong Tambang, Kecamatan Lebong Utara yang mempekerjakan 2 TKA. Terakhir, PT. Jambi Resouces yang bergerak di bidang pertambangan batubara di Desa Ketenong, Kecamatan pinang Berlapis, juga mempekerjakan 2 TKA. (sca)

Berita Lainnya

110 Pelamar CPNS Gugur Administrasi

PELABAI – Kendati waktunya dibatasi hingga Kamis (12/12), namun Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri (CPNS) ...

error: Content is protected !!