Senin , 9 Desember 2019
Home / Daerah / Lebong / Fokus ke Insiden Pengunjung Tewas

Fokus ke Insiden Pengunjung Tewas

SEJARAH: Di lokasi Sungai Ketahun inilah karyawan Perusahaan Listrik Negara mengalami kecelakaan saat berwisata arung jeram hingga meninggal dunia. (foto:aris/rb)

PELABAI – Kasus pelayanan wisata arung jeram Lebong Rafting yang menewaskan Firman Waliduna, kepala Unit Pelaksana Transmisi Perusahaan Listrik Negara Kepahiang, masih terus diusut Polres Lebong. Dalam waktu dekat penyidik akan meminta keterangan ahli dari pegiat arung jeram untuk memastikan standar pelayanan yang disuguhkan Lebong Rafting.

‘’Sementara ini kami masih fokus pada kasus yang dilaporkan. Yakni kematian salah satu pengunjung arung jeram akibat terjatuh dari perahu karet saat mengarung di Sungai Ketahun kawasan Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang,’’ kata Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, S.IK melalui Kasat Reskrim, Iptu. Andi Ahmad Bustanil, S.IK.

Disentil soal perizinan arung jeram di Kabupaten Lebong yang sampai saat ini belum dipayungi hukum, Andi masih enggan berkomentar. Dipastikannya masalah itu tergantung kebijakan pimpinan. Untuk saat ini pihaknya masih menindaklanjuti apa yang dilaporkan. Itupun hasilnya belum bisa disimpulkan karena masih menunggu proses penyidikan.

‘’Yang jelas kami masih menelusuri dimana letak unsur kelalaian di balik tewasnya pengunjung arung jeram itu. Kita lihatlah nanti seperti apa hasil penyidikan, jika memang terbukti ada kelalaian pastinya akan segera kami tetapkan tersangkanya,’’ tutur Andi.

Sekadar mengingatkan, korban tewas saat mengikuti wisata arung jeram bersama Lebong Rafting, Minggu (22/9) lalu. Bermula perahu yang ditumpangi korban terbalik sehingga korban tercebur ke Sungai Ketahun yang arusnya cukup deras. Sempat diberikan pertolongan, namun kaki korban yang tersangkut di bebatuan menyulitkan proses evakuasi hingga berujung nyawa korban tidak terselamatkan.(sca)

Berita Lainnya

Pemkab Lebong Usulkan Perekrutan Tenaga P3K

PELABAI-  Tahun 2020 Pemkab Lebong kembali mengusulkan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).  Itu ...

error: Content is protected !!