Kamis , 23 Januari 2020
Home / Daerah / Kepahiang / Penerapan Tanda Tangan Digital

Penerapan Tanda Tangan Digital

Nyayu Elia Hasanah

KEPAHIANG – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tahun ini resmi memberlakukan tanda tangan digital atau Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada dokumen kependudukan. Penerapan sistem ini bertujuan untuk mempermudah pelayanan dokumen kependudukan kepada masyarakat.

Diungkapkan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kepahiang, Ir. Nyayu Elia Hasanah, M.Si, hanya saja penerapan sistem ini sejauh ini baru terbatas untuk dokumen kependudukan seperti akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK). Dengan sistem ini, sambungnya, masyarakat tidak ada lagi kendala dalam mendapatkan legalisasi tanda tangan dari Kepala Dinas Dukcapil untuk dokumen kependudukannya.

“Jadi pelayanan kepada masyarakat tidak harus terpaku lagi dengan ada atau tidaknya kepala dinas. Karena tanda tangan kepala dinas sudah bisa diambil tanpa harus langsung bertamu kepala dinas. Kalau selama ini kan, pelayanan masyarakat untuk legalisasi dokumen kependudukan terkendala dengan ketidakhadiran Kadis,” jelas Nyayu, Senin (4/11).

Dijelaskan Nyayu, setiap orang yang membutuhkan tanda tangan kepala dinas, seperti akta kelahiran dan kartu keluarga tidak lagi tergantung pada kehadiran kepala dinas di kantor. Hanya saja, pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Kepahiang, TTE ini belum dapat diakses di luar kantor Dukcapil.

“Seharusnya, produk dokumen kependudukan tidak terganggu meski kepala dinas sedang tugas luar. Bisa tanda tangan dengan ponsel android, tapi kami akan berkoordinasi lagi karena terkendala pengaturan aplikasi sehingga belum dapat diakses dari luar kantor Dukcapil,” tambahnya.

Dijelaskan Nyayu, penerapan tanda tangan elektronik ini telah didukung oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), masing-masing Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mendapatkan sertifikat resmi melalui Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE).

Penerapan TTE oleh Disdukcapil dilakukan atas dasar keputusan Dirjen Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tentang penggunaan TTE. Penggunaan TTE ini diperuntukkan bagi Kartu Keluarga dan Akta kelahiran.

“Jadi TTE ini semacam barcode khusus pada lembar dokumen kependudukan, setiap akan ditandatangani tetap misalnya saya bisa cek lebih dulu lewat aplikasi ponsel. Sejak ini diterapkan, baru bisa terlaksana di lingkungan kantor ini saja,” tutupnya. (sly)

Berita Lainnya

Pendampingan Korban Asusila Sampai Remaja

KEPAHIANG – Ketua Himpunan Psikolog Indonesia (Himpsi) Provinsi Bengkulu, Rudy Rajagukguk, S.Psi, M.Si mengungkapkan perlu ...