Jumat , 24 Januari 2020
Home / Daerah / Mukomuko / Silpa Rp 200 Juta Untuk Tanam Bambu

Silpa Rp 200 Juta Untuk Tanam Bambu

Suwarto

MUKOMUKO – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mukomuko, Drs. H. Suwarto, M.Pd menyebut,  ada dana Rp 200 juta dari silpa Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan Dana Reboisasi. “Dana itu rencana sebagian akan kita gunakan untuk penanaman bambu di sempadan sungai,” ujar Suwarto.

Total Silpa Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan Dana Reboisasi Mukomuko sebesar Rp 666 juta. Artinya masih tersisa sekitar Rp 466 juta. Rencana sisanya itu, digunakan untuk bangun bronjong. Tapi untuk pembangunannya harus ada usulan dahulu masyarakat. ‘’Bagi masyarakat yang ingin pembangunan bronjong bisa usul ke Dinas Lingkungan Hidup Mukomuko,” kata Suwarto.

Dijelaskan, berdasarkan juklak dan juknis,  penggunaan dana itu, boleh digunakan untuk bangunan bronjong di sungai yang mengalami erosi. Tetapi untuk lokasi  pembangunannya tidak bisa di areal pemukiman masyarakat.

“ Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan Dana Reboisasi ini bisa digunakan untuk membangun bronjong jika itu lokasinya di daerah hulu sungai. Kalau wilayah pemukiman, itu bukan wewenang Lingkungan Hidup, tetapi di dinas teknis lain,” jelas Suwarto.

Sebelumnya, Pemkab Mukomuko dapat  teguran dari Kemenkeu supaya segera menyerap Silpa Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan Dana Reboisasi yang dikucurkan pusat setiap tahun. Dana yang tak digunakan itu sudah  dikirim Kemenkeu sejak tahun 2008 silam. Tapi dari hasil audit Kemenkeu silpa Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan Dana Reboisasi mencapai Rp 666 juta di Pemkab Mukomuko.

Suwarto memastikan dana terebut tidak akan hangus. Karena semua dana sudah ditransfer oleh Kemenkeu setiap tahun ke rekening kas umum daerah Pemkab Mukomuko. ‘’Dana tersebut sudah masuk ke Kasda,” demikian Suwarto.(hue)

Berita Lainnya

Tunjangan Guru Diproses

MUKOMUKO –Hak-hak guru yang belum dibayar Pemkab Mukomuko selama tahun 2019, mulai ada kejelasan. Kalau ...