Senin , 24 Februari 2020
Home / Breaking News / Dana Pajak Rokok Tahun 2019 Talangi Tunggakan BPJS 

Dana Pajak Rokok Tahun 2019 Talangi Tunggakan BPJS 

TUNGGAKAN BPJS : apat Koordinasi Dana Pajak Rokok Tahun 2019, Rohidin menekankan penggunaan dana pajak rokok untuk menanggulangi tunggakan peserta BPJS. (foto : ist/rb)
BENGKULU– Kenaikan iuran BPJS hingga 100 persen secara nasional mendapat sorotan dari Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Dalam Rapat Koordinasi Dana Pajak Rokok Tahun 2019, Rohidin menekankan penggunaan dana pajak rokok untuk menanggulangi tunggakan peserta BPJS. Menurut data jumlah peserta BPJS yang menunggak kurang lebih 170 ribuan se-Provinsi Bengkulu.
“Untuk pelayanan kesehatan yaitu BPJS nilainya kurang lebih Rp 12 miliar. Pada 2020 nanti kita alokasikan untuk bagaimana menutupi kepesertaan BPJS yang selama ini ada penunggakan. Nah ini kita support,” kata Rohidin.
Ia juga menegaskan agar kenaikan iuran BPJS harus diringi dengan peningkatan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.  Sehingga beberapa keluhan yang disampaikan masyarakat dimana pasien harus pulang padahal kondisi pasien belum memungkinkan untuk dapat pulang.
“Selama ini ada keluhan kata orang baru empat hari disuruh pulang karena sudah tidak bisa lagi, baru nanti masuk lagi yang itu yang kita clear kan dengan pihak BPJS,” imbuhnya.
Rohidin juga menegaskan jangan ada lagi pembatasan jenis penyakit yang ditangani BPJS.  “Selain itu tidak ada lagi pembelian obat di luar. Kalaupun harus membeli di luar karena tidak tersedia di Rumah Sakit, maka harus dilakukan penggantian dari Rumah Sakit,” pungkasnya. (rls/mc)

Berita Lainnya

Final, 7 Paslon Serahkan Dukungan

BENGKULU – Sebanyak tujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati sudah menyerahkan berkas dukungan ke …