Kamis , 12 Desember 2019
Home / Daerah / Kaur / Razia Produk Non Standar Nasional Indonesia, 8 Ponsel Disita

Razia Produk Non Standar Nasional Indonesia, 8 Ponsel Disita

RAZIA: Tampak anggota Polres Kaur menggelar razia ponsel dan aksesoris yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) di berbagai conter Selas (5/11),(foto: albertus/rb).

KOTA BINTUHAN – Unit Tindak Pindana Tertentu (Tipiter) Polres Kaur menggelar razia ponsel yang tidak memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI). Razia ini di berbagai toko handphone (HP) di wilayah Kaur Selatan, Selasa (5/11). Hasilnya polisi mengamankan delapan unit ponsel berbagai merek. Dalam kemasannya, ponsel tersebut tidak memiliki buku petunjuk produk berbahasa Indonesia. Selain itu, polisi juga mengamankan 10 unit flashdisk yang tidak sesuai dengan muatan memorinya. Dua unit charger HP,  empat unit  baterai, satu unit mouse, tiga unit mikropon dan dua unit speaker juga ikut disita. Karena tidak memiliki pedoman dan petunjuk berbahasa Indonesia.

Razia dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kaur Iptu Ahmad Kairuman dan Kanit Tipiter Polres Kaur Aipda Jumidil. Razia ini berdasarkan UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Yang produksi baik itu ponsel ataupun aksesoris lainnya yang tidak ada bahasa Indonesia atau tidak sesuai SNI akan kita sita. Kegiatan ini akan terus kita laksanakan di berbagai conter lainnya di wilayah Kaur. Kita juga mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menjual produk yang tidak SNI karena ada pelanggarannya sesuai UU Perlindungan Konsumen,” kata Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Ahmad Kairuman, M.Si.

Dalam razia ini tidak ada kendala, bahkan pemilik toko  memberikan penjelasan dan bersedia barangnya disita petugas. Kedepan pihaknya juga akan terus mendatangi konter ponsel yang ada di Kaur dan juga memberikan masukan kepada pedagang untuk sembarangan memberi produk untuk dijual kembali.

“Untuk sampel BB yang kita terima kita amankan dan akan kita kembangkan lagi nantinya,” pungkas Iptu Ahmad Kairuman kepada RB. (cik)

Berita Lainnya

Kejari Kaur Musnahkan Barang Bukti 20 Perkara Pidum

KOTA BINTUHAN– Kejari Kaur Rabu (11/12) pukul 09.03 WIB melakukan pemusnahan barang bukti  hasil 20 ...

error: Content is protected !!