Minggu , 15 Desember 2019
Home / Berita utama / 25.670 Warga Bengkulu Antre Haji, Kota Bengkulu Paling Lama

25.670 Warga Bengkulu Antre Haji, Kota Bengkulu Paling Lama

BENGKULU – Waiting list atau daftar tunggu keberangkatan haji di Provinsi Bengkulu sudah mencapai 25.670 orang tersebar di 10 kabupaten/kota. Paling banyak daftar tunggu haji di Kota Bengkulu, yaitu sudah ada 7.449 Calon Jemaah Haji (CJH) antri ke Tanah Suci. Dengan kuota keberangkan pertahunnya hanya 311 CJH maka bila mendaftar sekarang, warga kota baru berangkat 24 tahun kemudian.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd melalui Kabid Penyelenggaraan Ibadah Haji Drs. H. Ramlan, M.HI menerangkan jumlah warga di Provinsi Bengkulu yang antri menunggu keberangkatan untuk melaksanaan ibadah haji sudah mencapai 25.670 orang. Tersebar di 10 kabupaten/kota, dengan jumlah pendaftar dan estimasi keberangkan berbeda setiap kabupaten/kota. (selengkapnya lihat grafis)

“Paling lama masih di Kota Bengkulu, waiting listnya sudah mencapai 24 tahun dengan kuota keberangkan 311 orang dari total yang sudah mendaftar sebanyak 7.449 orang,” kata Ramlan ditemui di ruangan kerjanya kemarin.

Untuk kuota Provinsi Bengkulu, sambung Ramlan, sampai saat ini belum ada perubahan masih berpedoman dengan kuota awal sebanyak 1.641 orang untuk diberangkatkan setiap tahun. Belum ada pemberitahuan kuota tambahan, namun tahun ini Provinsi Bengkulu mendapat kuota tambahan sekitar 299 orang. diharapkan kuota tambahan tahun ini bisa menjadi kuota tetap untuk Provinsi Bengkulu. Sehingga dapat mengurangi jumlah antrian pada setiap kabupaten/kota.

“Kuota belum ada perubahan kecuali ada kuota tambahan, dan sampai saat ini kita belum mendapat pemberitahuan untuk kuota tambahan ini. Kalaupun ada dari kita siap memfasilitasi untuk keberangkatan,” beber Ramlan.

Lanjut Ramlan, meskipun keberangkatan haji tahun depan masih cukup lama namun pihaknya saat ini sudah mempersiapkan penyelenggaraan keberangkatan ibadah haji untuk tahun 2020. Melakukan verifikasi untuk estimasi keberangkatan CJH. Menginvetarisir dari 25.670 orang pendaftar ini, apakah ada yang sudah membatalkan keberangkatan, tidak diketahui alamatnya lagi termasuk yang meninggal dunia.

“Kita sudah menyampaikan kepada kabupaten/kota untuk mendata awal  estimasi CJH yang berangkat sesuai dengan kuota kabupaten/kota masing-masing. Melalui estimasi awal ini akan ketahuan perkiraan CJH kita yang berangkat,” jelas Ramlan.

Sementara untuk asuransi bagi jemaah haji asal Bengkulu yang meninggal tahun ini, terang Ramlan, semuanya sudah diproses pasca kepulangan jamaah haji Indonesia. Asuransi dibayarkan langsung melalui rekening jemaah tersebut, dan apabila ada keluarga atau ahli waris yang ternyata belum melihat uang asuransi tersebut bisa melapor langsung ke kemenag kabupaten/kota sesuai dengan tempat jemaah mendaftar.

“Kalau ada yang belum masuk ke rekening, tolong sampaikan dengan kami karena asuransi langsung ke rekening jemaah. Tapi sampai saat ini belum ada yang menyampaikan bahwa masih ada yang belum menerima,” demikian Ramlan. (key)

Berita Lainnya

Direktorat Narkoba Polda Bengkulu Berhasil Ungkap 22 Kasus dan Penjarakan 35 Tersangka

BENGKULU– Sepanjang tahun 2019, Direktorat Narkoba Polda Bengkulu dan Polres jajaran berhasil memenjarakan 35 tersangka ...

error: Content is protected !!