Jumat , 6 Desember 2019
Home / Daerah / Lebong / Catut Nama Kapolres, Minta Uang

Catut Nama Kapolres, Minta Uang

Ichsan Nur

PELABAI – Belakangan ini sebagian pemilik tambang galian C di Kabupaten Lebong diresahkan kasus upaya penipuan dan pemerasan bermodus bantu penanganan kasus yang mengatasnamakan petinggi Polres Lebong. Bahkan ada pemilik galian C yang terang-terangan dimintai uang Rp 75 juta oleh oknum pelaku yang mengaku sebagai Kapolres Lebong melalui telepon nomor 081298129344. Pelaku juga menyebut-nyebut nama Kasat Reskrim Polres Lebong, AKP. Andi Bustanil, S.IK.

Namun upaya penipuan sekaligus pemerasan itu kandas karena pemilik galian C yang jadi sasaran langsung koordinasi ke Polres Lebong. Dikonfirmasi, Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Lebong, AKP. Andi Bustanil, S.IK memastikan itu ulah oknum penipu. Bahkan pihaknya sudah menyelidiki kasus ini dan dipastikannya pelakunya bukan anggota Polres Lebong, apalagi Kapolres maupun dirinya.

‘’Hasil pengecekan yang kami lakukan terhadap nomor telepon pelaku, ternyata nomor itu terdaftar di area Jawa Barat. Namun bisa jadi pelakunya asli warga di Bengkulu. Sejauh ini kami masih melacak identitas pelaku sekaligus memburu keberadaannya,’’ tegas Andi.

Dimintanya seluruh masyarakat, khususnya pemilik tambang galian C di Lebong tidak menanggapi jika ada oknum yang mengaku-ngaku dari Polres Lebong dan meminta uang. Justru masyarakat diimbau segera melaporkan ke Polres Lebong. Sekalipun sampai saat ini baru 1 pemilik galian C yang koordinasi ke Polres Lebong, tidak menutup kemungkinan pelaku juga sempat menghubungi beberapa pemilik tambang galian C lainnya.

‘’Justru itu kami imbau seluruh pemilik tambang galian C yang izinnya bermasalah, segeralah mengurus izin agar tidak menjadi bulan-bulanan para penipu. Sekaligus saya tegaskan Polres Lebong tidak pernah melayani masalah izin tambang, apalagi membantu para pengelola tambang galian C yang tidak punya izin,’’ tutur Andi.

Data dihimpun, kuat dugaan pelaku bukan orang jauh mengingat kasus galian C ilegal alias tak mengantongi izin sedang hangat di Lebong. Bahkan Oktober lalu, Polres sempat menyegel 2 tambang galian C aktif yang izinnya bermasalah. Terlebih pemilik galian C yang dihubungi pelaku, terindikasi memang sedang bermasalah soal izinnya.(sca)

Berita Lainnya

Mustarani: Data Ulang Jumlah Pengguna Kendaraan Dinas

PELABAI – Usulan pengadaan kendaraan dinas (randis) yang disampaikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Anggaran ...