Minggu , 19 Januari 2020
Home / Borgol / Dua Jambret Sasar Mahasiswi

Dua Jambret Sasar Mahasiswi

PERIKSA: Dua tersangka jambret LG (16) dan PP (18) menjalani pemeriksaan penyidik Polsek Gading Cempaka. Kedua tersangka didampingi panasihat hukum (berdiri). (foto:yudi/rb)

BENGKULU – Unit Opsnal Polsek Gading Cempaka berhasil menangkap dua tersangka jambret bermotor yang kerap beraksi di Kota Bengkulu. Keduanya, LG (16) warga Kemang Manis Kelurahan Sawah Lebar dan PP (18) warga Jalan Citarum Kelurahan Jalan Gedang. Keduanya dibekuk pada Minggu (3/11) sekira Pukul 13.30 WIB.

Kapolres Bengkulu AKBP. Prianggodo Heru Kun Prasetyo, S.IK melalui Kapolsek Gading Cempaka, AKP. Chusnul Qomar, SH, SIK, MM mengatakan kedua anak dibawah umur ini terlibat penjambretan Hp merek Oppo A71 milik seorang mahasiswi, Cahyani Putri Arifin (20). Terjadi di Jalan Merapi Ujung Kelurahan Panorama, Jumat (1/11) sekira pukul 21. 40 WIB.

Korban mengenali ciri-ciri pelaku lantas melaporkannya ke Polsek Gading Cempaka. ‘’Dari ciri-ciri pelaku yang disebutkan korban kita lakukan pengembangan hingga akhirnya didapati identitas dua anak bawah umur itu dan kita lakukan pengejaran,’’ jelas Chusnul.

Tim Opsnal Polsek Gading Cempaka melakukan pelacakan keberadaan salah seorang tersangka yang sudah teridentifikasi yakni LG. Diketahui berada di kawasan Jalan Dempo 1 Kelurahan Sawah Lebar. LG berhasil dibekuk saat sedang bersantai di kosannya.

Pemeriksaan terhadap LG didapati identitas tersangka lainnya, yakni PP. Waktu itu PP sedang berada di salah satu kosan di Jalan Citarum Kelurahan Jalan Gedang. ‘’Anggota langsung ke lokasi yang ditunjuk LG. Tampak PP berada di depan rumah bersma saudara perempuannya. Nah ketika PP mau diamankan, saudara perempuan dan ibunya sempat menghalang-halangi petugas. Saat itulah PP meloncat dan kabur. Anggota tak tinggal diam, pengejaran hingga sejauh 1 kilometer, PP dapat ditangkap dan diamankan oleh Tim Opsnal ke Mapolsek,’’ ungkap Chusnul.

Sementara itu PP dalam pemeriksaan polisi mengakui juga terlibat jambret di depan RSMY Bengkulu. Usai menjambret ia pulang ke kampung halamannya di Empat Lawang, bersembunyi beberapa hari. Setelah dirasa aman, ia kembali ke Kota Bengkulu dan mengajak LG yang merupakan pelajar di salah satu SMK di Kota Bengkulu untuk menjambret.

“Saya cuma joki (mengemudikan motor) aja pak. Yang ngambil Hp itu si LG karena Hpnya ada di dashboard motor sehingga mudah diambil,” kata PP. (cup)

Berita Lainnya

Pemuda Bentiring Ditemukan Tewas Gantung Diri

BENGKULU – Sabtu (18/1) malam warga Kelurahan Benting,  Kota Bengkulu dihebohkan dengan ditemukannya  pemuda berinisial, ...