Senin , 16 Desember 2019
Home / Berita utama / Usulkan Tambah Kuota BBM Subsidi

Usulkan Tambah Kuota BBM Subsidi

Anzori Tawakal

BENGKULU – Pemprov Bengkulu mengusulkan tambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis premium dan solar untuk tahun 2020. Usulan penambahan kuota kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), rata-rata naik sekitar 10 persen dari tahun ini.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDM Setdaprov Bengkulu,  Dr. Anzori Tawakal ST M.Si mengatakan usulan kuota BBM subsisi tahun 2020 untuk Provinsi Bengkulu dinaikan dari kebutuhan tahun ini, rata-rata naik sekitar 10 persen. Untuk BBM jenis solar dari sebelumnya 112,9 Ribu Kilo Liter (KL) naik usulannya menjadi 147.042,44 KL. Begitupun dengan BBM jenis premium usulannya naik dari 84.141 KL menjadi 87.791 KL.

Dari total usulan penambahan kuota BBM jenis solar paling banyak untuk wilayah Kota yaitu 72.993,21 KL dari jumlah tahun ini sebanyak 41.958 KL. Sedangkan untuk BBM jenis premium kuota paling banyak diusulkan di Kabupaten Mukomuko, yaitu sebanyak 26.612 kilo liter dari tahun ini 25.588 KL. (selengkapnya lihat grafis).

“Dasar usulan naik itu, karena kebutuhan BBM subsidi di Bengkulu mengalami peningkatan,” kata Anzori.

Seperti, sambungnya, kebutuhan usaha perikanan membutuhkan 9.936 KL, pertanian butuh 5.917,20 KL, usaha mikro butuh 113,84 KL, pelayanan umum 3.873,60 KL dan transportasi darat butuh 127.201,80 KL sesuai data jumlah kendaraan yang tercatat membayar pajak di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) di masing-masing wilayah.

Selain itu, usulan penambahan kuota ini juga dalam rangka mengatasi permasalahaan antrian panjang kendaraan di SPBU di wilayah Bengkulu. “Kalau disetujui maka diharapkan kedepan fenomena antrian panjang kendaraan tidak terulang kembali,” bebernya.

Pihaknya juga berharap agar BPH Migas segera merespon usalan dari Bengkulu tersebut. Serta tidak berharap terjadi pengurangan kembali mengingat awal tahun ini kuota BBM subsidi justru dikurangi dari tahun 2018. Sehingga sempat membuat antrian panjang dan kelangkaan BBM subsidi di Provinsi Bengkulu beberapa bulan lalu. Hingga akhirnya, BPH Migas kembali menaikan kuota BBM untuk Bengkulu tahun ini.

“BPH Migas yang mempunyai kewenangan untuk menetapkan, Mudah-mudahan usulan kita ini disetujui. Kita berharap jangan terjadi lagi antrian panjang dan kelangkaan BBM di Provinsi Bengkulu,” tutupnya. (key)

Berita Lainnya

Lusa Tim Assesor Rilis Nilai Hasil Tes Calon Sekda ke Pansel

BENGKULU– Hasil penilaian tes pertama untuk calon sekda yang berlangsung selama dua hari, Senin (16/12) ...

error: Content is protected !!