Selasa , 12 November 2019
Home / Daerah / Mukomuko / 2 Pelajar Didenda Adat

2 Pelajar Didenda Adat

V KOTO – Kedapatan asyik bercumbu di malam hari di pinggir irigasi sayap kiri Manjuto Desa Lubuk Cabau, Kecamatan V Koto, 2 anak baru gede dijatuhi denda adat, Kedua anak baru gede tersebut, masih status pelajar sekolah menengah pertama.

Kades Lubuk Cabau, Adnan, mengatakan denda adat tersebut untuk kegiatan cuci kampung. Akibat dari perbuatan dua anak masih bawah umur yang berdua-duaan ditempat gelap.

“Besaran denda adat yang mereka bayar, dua kali lipat biaya nikah. Kalau  biaya nikah di KUA habis Rp 1 juta. Mereka harus bayar

denda sebesar Rp 2 juta,” ujar Kades.

Kejadian itu sekitar pukul 20.30 WIB, Rabu (6/11). Keduanya tidak langsung dinikahkan meski kedua orangtua dari dua pelajar  SMP itu dihadirkan ke kediaman Kades. ‘’Sanksi keduanya harus menikah, itu tak dilakukan. Karena yang perempuannya ini masih dibawah umur,” ujar Kades.

Kedua pelajar tersebut mengaku berdomisili di Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko. Mereka digerebek warga, lantaran kedapatan asik bercumbu di pinggir irigasi sayap kiri di Desa Lubuk Cabau. Mereka pun langsung dibawa ke rumah Kades.

Warga mengetahui bermula dari warga sedang muat tandan buah segar kepala sawit, mendengar ada suara desahan. Curiga dengan suara itu warga langsung mencari. Didapati keduanya sedang bercumbu.

‘’Terang saja keduanya langsung digerebek, serta dibawa ke rumah saya untuk dimintai keterangan,’’ cerita Kades.

Ikut diamankan warga satu unit motor merek Honda Beat yang dipakai ketika mendatangi lokasi. Dari pihak desa, dengan disepakati sejumlah tokoh masyarakat, kedua orangtua dari masing-masing pelajar dipanggil agar mengetahui apa yang sudah dilakukan anak tersebut.

“Orangtua mereka kita panggil, agar mereka tahu apa yang sedang dilakukan oleh anak-anaknya. Pengakuan keduanya, mereka tidak sampai melakukan hubungan badan layaknya suami isteri,” demikian Adnan.(hue)

Berita Lainnya

261 Honorer Akan Diajukan SK Gub

MUKOMUKO – Sebanyak 261 tenaga honoror di lingkungan SMA dan SMK serta sekolah luar biasa ...

error: Content is protected !!