Jumat , 13 Desember 2019
Home / Daerah / Kaur / Kebun Kelapa Terbakar

Kebun Kelapa Terbakar

PADAMKAN : Nampak polisi dan anggota PBK Kaur saat memadamkan api Kamis (7/11). (foto:albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Musim kemarau yang melanda, membuat rentan terjadinya kebakaran. Kamis (7/11) pukul 13.30 WIB, api melalap perkebunan kelapa di Desa Tanjung Besar Kecamatan Kaur Selatan. Data terhimpun warga yang melintas melihat kepulan asap yang sudah tebal menuju jalan TPI  Sambat. Api yang terus membesar dan membakar lahan perkebunan kelapa ini membuat warga panic. Mereka khawatir api merambat hingga pemukiman warga yang jaraknya hanya beberapa meter saja. Tidak lama setelah mendapatkan laporan, anggota Polsek Kaur Selatan bersama dengan petugas Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar, Pemkab Kaur tiba di lokasi.

Petugas bergerak cepat memadamkan api. Menyemprotkan air ketitik-titik api. Selang dua jam kemudian, api berhasil dijinakkan. Akibat kejadian ini, setengah hektare kebun kelapa hangus terbakar. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun karena kondisi kebun kelapa pinggir jalan, api diduga muncul dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh warga.

“Kita mendapatkan telepon warga langsung turunkan dua unit mobil damkar, karena api membakar kebun kelapa sudah menyebar sehingga membutuhkan waktu dua jam kita melakukan penyiraman. Untuk sementara belum diketahui pasti penyebab kebakaran, namun dugaan akibat puntung rokok. Untuk kita himbau warga untuk tidak sembarangan membuang pentung rokok saat musim kemarau seperti saat ini,” Kabid Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Elpi Sopyan, S.Sos.

Kebakaran seperti ini sebelumnya terjadi di wilayah Luas, Tetap, Maje dan Muara Sahung. Penyebabnya karena warga membuang puntung rokok sembarangan ke semak-semak belukar. Ada juga akibat kelalaian petani yang meninggalkan api bekas bakar kayu dan rumput di kebun dan tanpa disadari api menyebar mengakibatkan kebakaran.

“Kita imbau warga Kaur untuk waspada dan tidak coba-coba membakar hutan saat musim panas, karena rawan kebakaran. Kita juga imbau warga yang di lingkungan padat penduduk di Kaur Selatan juga waspada jika membakar sampah dan pastikan api mati baru ditinggalkan. Karena saat musim kemarau disertai angin kencang api kecil bisa menjadi besar dan bisa menyebabkan kebakaran,” pungkas Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kapolsek Kaur Selatan Iptu Surya R Purnama. (cik)

Berita Lainnya

Tempo 30 Menit, Rumah Ludes Terbakar

KOTA BINTUHAN – Hanya tempo sekitar 30 menit pasca diduga terjadinya korsleting listrik, rumah milik ...

error: Content is protected !!