Jumat , 13 Desember 2019
Home / Daerah / Kaur / Pemilik Tambak Udang Ditahan

Pemilik Tambak Udang Ditahan

JALANI: Nampak tersangka didampingi pengacara jalani pemeriksaan Kamis (7/11). (foto:ist/rb)

KOTA BINTUHAN – Ad (35) pemilik tambak udang di Desa Bakal Makmur Kecamatan Maje Kabupaten Kaur ditetapkan sebagai tersangka. Lantaran diduga melakukan usaha perikanan di bidang pembudidayaan, pengangkutan, pengolahan dan pemasaran ikan tidak memiliki Surat Izin Usaha Perikanan. Terhitung mulai Kamis (7/11)  hingga 20 hari kedepan, warga Kota Bengkulu ini resmi ditahan oleh penyidik Unit Tipter Satreskrim Polres Kaur.

Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Ahmad Kairuman, M.Si membenarkan kalau Ad sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Surat penahanan Ad juga sudah diterbitkan. Penahanan Ad ini untuk mempermudah pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kamis (7/11), Ad diperiksa penyidik dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Ad didampingi empat pengacara dari Maurisya and Partner. Bahkan hingga sore kemarin pemeriksaan masih terus berlanjut di ruang penyidik. “Untuk saat ini sudah kita tetapkan tersangka dan surat penahanan 20 hari ke depan sudah kita terbitkan. Untuk proses pemeriksaan tetap berlanjut dan akan kita lihat perkembangannya ke depan,” kata Kasat Reskrim Polres Kaur Iptu Ahmad Kairuman.

Setelah ini penyidik akan melakukan pemeriksaan saksi lainnya yang diperlukan. Seperti dari organisasi perangkat daerah yang terkait dengan perizinan dan budidaya perikanan.

Terkait dengan pemeriksaan ini, tim kuasa hukum tersangka yaitu Finandes Maurisya, SH, MH saat dikonfirmasi RB membenarkan kalau pihaknya dari Maurisya And Partner mendampingi Ad yang tersandung hukum. Kendati demikian pihaknya mengaku saat ini masih melakukan pendampingan saja dalam pemeriksaan awal terhadap Ad di Mapolres Kaur.

“Untuk saat ini kita hanya mendampingi klain kita pemeriksaan awal ini di Mapolres Kaur. Untuk langkah-langkah hukumnya ke depan kita lihat dulu hasil pemeriksaannya. Baru nanti ada upaya hukum lain yang akan kita lakukan untuk saat ini kita masih pendampingan saja dulu,” kata Finandes Maurisya.

Untuk diketahui Ad ditetapkan tersangka oleh penyidik setelah menjalani pemeriksaan pada Rabu malam yang lalu. Bahkan Ad pun tidak diizinkan pulang oleh penyidik, setelah pihak penyidik melakukan penyitaan BB dari tambak milik tersangka. Seperti kincir angin, pakan udang, vitamin udang dan sebagainya.

Tidak hanya itu beberapa lokasi di tambak milik tersangka juga dipasangi police line oleh penyidik. Termasuk juga gudang pakan dan mesin ikut diberi police line. Namun tambak masih tetap beroperasi karena udang yang ditebar baru berumur kurang lebih satu bulan, butuh perawatan hingga panen. (cik)

Berita Lainnya

Tempo 30 Menit, Rumah Ludes Terbakar

KOTA BINTUHAN – Hanya tempo sekitar 30 menit pasca diduga terjadinya korsleting listrik, rumah milik ...

error: Content is protected !!