Minggu , 15 Desember 2019
Home / Metropolis / Ekspor Minim, 80 Persen Kontainer Kosong

Ekspor Minim, 80 Persen Kontainer Kosong

BONGKAR MUAT: Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Pulau Baai Sabtu, (9/11). (foto: ist/rb)

BENGKULU – Kegiatan ekspor dari Provinsi Bengkulu hingga saat ini masih minim. Hal itu diakui oleh PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu. Masih minimnya kegiatan ekspor tersebut dikarenakan banyaknya pengusaha melakukan ekspor produk komoditas baik pertanian, perkebunan, dan olahan melalui provinsi lain.

Bahkan setidaknya 80 persen kontainer dari Provinsi Bengkulu kosong saat melakukan ekspor. GM PT Pelindo II Cabang Bengkulu, Nurkholis Lukman mengatakan, selama ini kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan Pulau Baai masih berlangsung secara normal. Hanya saja aktivitas bongkarnya lebih banyak dibandingkan aktivitas muatnya.

Hal ini disebabkan masih sedikit produk asal Bengkulu yang dikirim melalui Pelabuhan Pulau Baai. “Kalau ada kapal bawa kontainer ke Bengkulu pasti penuh dengan bahan pokok, semen, dan sebagainya. Tetapi ketika kontainer dibawa lagi oleh kapal, itu 80 persen dalam keadaan kosong. Ini disebabkan masih sedikit yang memanfaatkan jasa pengiriman melalui Pelabuhan Pulau Baai,” jelasnya.

Ia mengaku terus berkoordinasi dengan stakeholder di Bengkulu agar bisa memanfaatkan jasa pengiriman melalui Pelabuhan Pulau Baai. Karena selain pengiriman yang aman, biaya transportasi melalui jalur laut juga lebih hemat dibandingkan melalui jalur darat. “Selama ini masih banyak pengusaha yang kirim barang lewat darat, nanti sampai pelabuhan seperti Tanjung Priok baru di ekspor. Kenapa tidak langsung saja lewat Bengkulu, toh nanti juga langsung dibawa ke Pelabuhan Tanjung Priok, kan biayanya lebih hemat,” tuturnya.

Tidak hanya hemat, bahkan PT Pelindo II Bengkulu juga memberikan fasilitas biaya inap kontainer yang relatif murah. Bahkan pengusaha yang ingin melakukan ekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai bisa menitipkan barangnya terlebih dahulu di area pelabuhan. Dimana nantinya akan diberikan paket bebas biaya inap selama 4 hari dalam seminggu.

“Kita selalu berikan pelayanan yang terbaik kepada pelaku bisnis di Bengkulu, tujuannya agar semakin banyak yang tertarik melakukan ekspor atau kirim barang melalui Pelabuhan ini,” tutupnya.(cup)

Berita Lainnya

Jamkesda Hanya Sanggup Akomodir 23 Ribu Warga

BENGKULU – Pemprov Bengkulu mengalokasikan dana bagi hasil dari pajak rokok sebesar Rp 12 miliar ...

error: Content is protected !!