Senin , 9 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Uji Coba Retribusi Terminal Mulai Desember

Uji Coba Retribusi Terminal Mulai Desember

DIPERBAIKI: Salah satu terminal di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) saat ini telah selesai diperbaiki yakni Terminal Pasar Pedati,(foto: fintah/rb).

BENTENG – Uji coba pungutan retribusi di terminal akan dimulai Desember mendatang. Setelah itu, sesuai dengan target, pungutan akan dilaksanakan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 300 juta per tahun.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Evariah Mahdaniar, S.IP menjelaskan, pungutan jasa retribusi vakum hingga 3 tahun disebabkan karena terminal pada saat itu belum bisa menampung kendaraan. “Kini, satu terminal sudah selesai diperbaiki (Terminal Pasar Pedati, red),” katanya, belum lama ini.

Dikatakan, angkutan yang diharuskan membayar retribusi jasa angkutan/barang, sesuai aturan diwajibkan untuk masuk ke dalam Terminal Pasar Pedati. Hal ini sesuai dengan aturan, karena jika pungutan dilakukan di jalan raya maka hal tersebut merupakan pelanggaran.

“Sebenarnya, hal tersebut sudah harus dilakukan sejak awal tahun. Namun, sebelumnya terkendala perbaikan terminal yang belum rampung,” jelasnya.

Selain Terminal Pasar Pedati, juga ada terminal Taba Penanjung dan Terminal Nakau, yang akan diproyeksikan kembali untuk menarik retribusi jasa angkutan/barang. Namun, untuk kedua terminal tersebut masih akan diperbaiki terlebih dahulu. “Perbaikan jika dimungkinkan akan dilaksanakan pada tahun 2020,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pendapatan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Tripuja Nugraha, S.Sos menjelaskan, retribusi dari jasa angkutan/barang sangat potensial. Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi daerah perlintasan setiap hari bahkan selama 24 jam penuh bagi kendaraan angkutan/barang. Tentunya hal tersebut harus bisa maksimalkan untuk menjadi sumber PAD bagi Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Untuk terminal yang belum bisa dimaksimalkan dalam menarik teribusi, tentunya diperlukan perbaikan segera agar PAD dari jasa retribusi angkutan/barang bisa meningkat. PAD juga akan digunakan untuk pembangunan, salah satunya yakni jalan yang digunakan kendaraan yang membayar jasa retribusi,” demikian Tripuja. (vla)

Berita Lainnya

Hasil Uji Petik, Terminal Pasar Pedati Potensial

BENTENG – Terminal Pasar Pedati dinilai potensial untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah dari retribusi. Hasil ...

error: Content is protected !!