Minggu , 15 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Pemilihan Kepala Desa Masuki Masa Tenang

Pemilihan Kepala Desa Masuki Masa Tenang

Jaka Santoso

BENTENG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akan dilaksanakan tiga hari lagi tepatnya pada Kamis (14/11) mendatang. Saat ini, tahapan Pilkades telah memasuki masa tenang. Seluruh calon kandidat dilarang berkampanye selama masa tenang ini. Karena jadwal kampanye telah resmi berakhir sejak Selasa (11/11). Kabag Pemerintahan Setdakab Bengkulu Tengah, Drs. Jaka Santoso menjelaskan bahwa untuk masa tenang ini wajib dihormati dan ditaati.

“Dilarang melakukan aktifitas mengumpulkan masa untuk tujuan kampanye,” terangnya.

Untuk hal ini, diakui Jaka sudah disampaikan juga ke panitia Pilkades yang ada di 46 Desa se Bengkulu Tengah. Saat ini sudah ada 176 peserta Pilkades di 46 desa yang melaksanakan Pilkades serentak tahun ini. Calon Kades tersebut, sebelumnya diberikan kesempatan sejak awal bulan lalu untuk menyampaikan visi dan misi. Dalam mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi di desa.

Diingatkan juga, kepada calon untuk tidak melanggar aturan yang dilarang dalam Pilkades. Jika terbukti melakukan pelanggaran, bukan mustahil hasilnya bisa dibatalkan. Calon juga bisa disanksi tegas jika terbukti melanggar aturan terkait Pilkades.

Untuk semua panitia di tingkat desa, juga disampaikan bahwa logistik Pilkades seperti surat suara dan lainnya, dipastikan pada H-1 sudah ada di desa. Panitia di desa diminta untuk mengamankan semua logistik untuk pelaksanaan pilkades.

Jaka mengakui, pihaknya pada H-3 ini akan melakukan monitoring terutama untuk mengecek berbagai kesiapan dari panitia desa seperti Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan juga pengamanannya.

“Kami akan berkeliling dan memantau persiapan pilkades langsung ke desa,” demikian Jaka.(vla)

Berita Lainnya

DAK Pasar Meningkat, Utamakan Pasar Harian

BENTENG – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi & Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop & UKM) Kabupaten Bengkulu ...

error: Content is protected !!