Sabtu , 18 Januari 2020
Home / Breaking News / CSR BNI, Gelar Pelatihan Rescue Untuk Pelaku Usaha Wisata Perahu

CSR BNI, Gelar Pelatihan Rescue Untuk Pelaku Usaha Wisata Perahu

BERSAMA : Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis I BNI Bengkulu, Hendry Asmara Putra, Kasatrolda AKBP Hadi Joko Susilo dan peserta pelatihan Rescue. (foto : betty/rb)

BENGKULU–  Untuk menciptakan wisata yang aman dan nyaman, sehingga berimbas pada peningkatan pendapatan masyarakat dibidang pariwisata, Rabu (13/11) BNI Cabang Bengkulu, menggelar pelatihan rescue bagi pelaku usaha wisata perahu. Pelatihan diikuti 25 peserta dari Kelompok Nelayan Sejahtera, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu.

“Wisata yang baik haruslah yang aman dan nyaman, makanya pelaku usaha wisata perahu harus diberikan trainning bagaimana cara rescue yang aman sehingga wisatawan yang datang juga merasa aman. Kita tidak berharap bencana, namun jika bencana itu terjadi, pelaku usaha wisata perahu sudah siap,” terang Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis I BNI Bengkulu, Hendry Asmara Putra.

Secara umum, Program CSR BNI Bengkulu lanjut Hendry konsisten digelontorkan untuk Kelompok Nelayan Sejahtera. Diantaranya pembangunan sarana dan prasarana wisata. Seperti pembuatan pot kembang, tenda, pengecetan perahu.

“Saat ini progres pembuatan dua buah kapal wisata dalam minggu ini selesai akan diserahkan ke koperasi nelayan sehiangga bisa dioperasionalkan untuk jalan-jalan ke hutan magrove,” imbuhnya.

Sementara itu Kasatrolda AKBP Hadi Joko Susilo mengapresasi program CSR yang dilakukan BNI.

“Kegiatan ini merupakan bentuk polisi bersinergi dengan siapapun. Melalui pelatihan ini diharapkan tentu memberikan manfaat ekonomi untuk peningkatan taraf hidup. Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini mereka dapat mengaplikasikan ilmunya untuk membuat nyaman wisatawan,” pungkasnya. (adn)

Berita Lainnya

Kembali, Dua Anak SD Nyaris Diculik Saat Berangkat Sekolah Untuk Latihan Pramuka di Kaur

BINTUHAN– Aksi percobaan penculikan kembali terjadi di Kabupaten Kaur. Dua anak SD yakni Natalia Tampubolon ...