Jumat , 6 Desember 2019
Home / Daerah / Lebong / Sarjana Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Boleh Daftar Calon Pegawai Negeri Sipil

Sarjana Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Boleh Daftar Calon Pegawai Negeri Sipil

PERSIAPAN: Salah satu dari 4 loket pendaftaran CPNS yang disiapkan panitia di kantor BKPSDM Kabupaten Lebong, (foto: aris/rb).

PELABAI – Dalam pelaksanaan seleksi penerimaaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong tetap menerima lulusan Sarjana Strata Satu (S1) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Itu sesuai Pengumuman Nomor 800/02/PANSELDACPNS-KL/XI/2019 tentang Seleksi Pengadaan CPNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong Tahun Anggaran 2019.

Dalam  pengumuman itu tertera jabatan ahli pertama guru kelas dengan kualifikasi pendidikan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Dikatakan Kabid Mutasi, Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Informasi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Adib Ropik, S.Sos, jabatan ahli pertama guru kelas tetap bisa diikuti pendaftar dengan kualifikasi pendidikan PGMI. PGSD dan PGMI diklaimnya masih serumpun.

‘’Walaupun dalam pengumuman tidak ditulis rinci, yang jelas tamatan S1 PGMI tetap bisa mendaftar untuk formasi guru kelas karena selevel dengan PGSD,’’ terang Ropik.

Khusus untuk tenaga pendidikan ahli pertama guru kelas, lanjut Ropik, kuotanya paling banyak. Mencapai 52 formasi mengalahkan tenaga kesehatan yang hanya 43 formasi serta tenaga teknis yang hanya 2 formasi. Diharapnya, para lulusan PGMI tidak ragu mendaftarkan diri dalam seleksi CPNS di Kabupaten Lebong.

‘’Bahkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebong yang memenuhi syarat, kami harap semuanya mendaftar, jangan sia-siakan kesempatan kerja ini,’’ tutur Ropik.

Sebagai langkah persiapan penerimaan berkas calon peserta yang akan dimulai 14 hingga 26 November, panitia sekretariat kabupaten telah menyiapkan 4 loket khusus pendaftaran di kantor BKPSDM Kabupaten Lebong. Setiap loket akan menerima berkas calon peserta sesuai jabatan yang dilamar. Loket pertama khusus untuk tenaga pendidikan, loket kedua untuk tenaga kesehatan dan loket ketiga untuk tenaga teknis. ‘’Satu loket lagi disiapkan untuk pendaftaran berkas calon peserta disabilitas,’’ jelas Ropik.

Bahkan hari ini panitia kabupaten dari BKPSDM Lebong akan melakukan simulasi proses penerimaan berkas. Itu sebagai langkah pematangan persiapan. Teknisnya melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Antara lain Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Bidang Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRHub).

Pantauan RB, 3 loket khusus bidang pendidikan, kesehatan dan teknis lokasinya di gedung Computer Asisted Tes (CAT) yang bersebelahan dengan kantor BKPSDM. Sedangkan untuk loket pendaftaran khusus penyandang disabilitas, panitia menyiapkan khusus ruangan di kantor BKPSDM. (sca)

Berita Lainnya

Mustarani: Data Ulang Jumlah Pengguna Kendaraan Dinas

PELABAI – Usulan pengadaan kendaraan dinas (randis) yang disampaikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Anggaran ...