Minggu , 15 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Desa Lain Juga Diminta Oknum Wartawan Rp 5 Juta

Desa Lain Juga Diminta Oknum Wartawan Rp 5 Juta

BARANG BUKTI: Polres Bengkulu Utara memperlihatkan barang bukti yang disita dari dua tersangka kasus pemerasan terhadap Kades Samban Jaya, Kecamatan Batik Nau. (foto:shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Meskipun polisi hanya menetapkan dua tersangka kasus pemerasan oleh oknum wartawan koran mingguan di Desa Samban Jaya, Kecamatan Batik Nau, namun diduga bukan hanya satu desa yang menjadi sasaran kedua tersangka. Ada desa lain yang juga diminta membayar uang Rp 5 juta dengan alasan promosi periklanan.

Kedua tersangka yakni Tm (41) warga Desa Talang Rasau, Kecamatan Lais dan IJ (38) warga Kelurahan Padang Nangka Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu. Tm juga mengaku ada beberapa desa lain yang sudah dimintai uang lantaran sudah dibuatkan iklan. Namun ia tetap membantah dirinya membuat iklan tanpa konfirmasi dan persetujuan dari masing-masing desa.

“Ada beberapa desa lagi, tapi kami semuanya mengkonfirmasi dan disetujui, termasuk dari Desa Samban Jaya,” kata TM.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Reskrim AKP. Jery S Nainggolan, S.IK mengatakan penangkapan tersebut kerjasama Sat Intel dan Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara dan dipimpin Kanit Intel Ipda. Sugeng Prayitno, SH. Sebelumnya mereka mendapat informasi masyarakat soal dugaan pemerasan tersebut.

“Setelah kita selidiki, benar terjadi pemerasan dan kita lakukan penangkapan pada kedua tersangka,” katanya.

Polisi menjelaskan berdasarkan pengakuan korban dan bukti pendukung lainnya, diketahui tersangka tidak pernah mengklarifikasi dan tidak mendapatkan izin dari korban untuk membuat iklan dengan harga Rp 5 juta. Bahkan juga ditemukan adanya ancaman dari Tm pada korban.

“Ada bukti ancaman yang disampaikan tersangka yang akan membongkar permasalahan korupsi. Namun tidak menyebutkan perkara korupsi yang mana,” terang Jery.

Dari penangkapan tersebut berhasil diamankan uang Rp 3 juta yang diduga hasil pemerasan termasuk surat yang dilayangkan oleh kedua tersangka. Polisi juga mengamankan HP yang digunakan tersangka untuk berkomunikasi dan memuat adanya ancaman.“Kita juga mengamankan kemeja yang digunakan TM bertuliskan nama surat kabar,” jelas Jery.(qia)

Berita Lainnya

Pesawat 9 Penumbang Kembali Menuju Enggano

ARGA MAKMUR – Meskipun hanya satu kapal motor yang bisa mengangkut penumpang dari Kota Bengkulu ...

error: Content is protected !!