Jumat , 13 Desember 2019
Home / Daerah / Kaur / Kades Wayhawang Belum Kembalikan Kerugian Negara

Kades Wayhawang Belum Kembalikan Kerugian Negara

KOTA BINTUHAN – Sampai dengan hari ini, mantan Kades Desa Wayhawang Kecamatan Maje nampaknya belum juga mengembalikan kerugian negara dana desa tahun 2017 lalu sebesar Rp 280 juta. Padahal sudah dua hari lewat batas waktu 60 hari pengembalian temuan tersebut ke kas negara.

Jika tidak juga dikembalikan maka dipastikan kasus ini pun akan lanjut dari penyelidikan naik kepenyidikan.  Apalagi kerugian negara sudah keluar hasil audit dari Inspektorat dan juga BPK dan sudah disampaikan ke mantan Kades Wayhawang Midirlan dan juga OPD terkait lainnya. Kepada RB, Kepala Inspektorat Kaur Three Marnope mengakui kalau sudah dua hari batas deadline pengembalian kerugian negara dana desa Wayhawang.

Namun sampai dengan Rabu (13/11), pihak Inspektorat belum ada laporan pengembalian kerugian negara. “Sampai hari ini Rabu (13/11)  belum ada pengembalian kerugian negera dari dana desa Wayhawang pada hal sudah dua hari dari batas akhir tanggal 11 November 2019,” kata Three Marnope.

Terpisah penyidik Tipikor Polres Kaur mengatakan akan segera menggelar rapat terkait dana desa Wayhawang dalam waktu dekat. Setelah itu baru melakukan putusan untuk menindak lanjuti laporan warga soal korupsi dana desa Wayhawang tahun 2017 yang lalu. Karena sudah tidak ada alasan lagi penyidik tidak memproses kasus dana desa Wayhawang setelah keluar audit kerugian negara dari Inspektorat Kaur.

“Kita masih akan menggelar rapat dulu setelah itu baru kita putuskan dan kasus ini akan kita tindak lanjuti segera. Jika tidak juga ada pengembalian kerugian negara nantinya,” pungkas Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Ahmad Kairuman, M.SI.

Untuk diketahui tanggal 11 November 2019 merupakan batas akhir bagi mantan kades Desa Wayhawang Kecamatan Maje untuk mengembalikan kerugian negera hasil temuan BPK. Terkait dengan kegiatan dana desa Wayhawang tahun 2017 yang lalu sebesar Rp 280 juta. Pada hal sudah 60 hari waktu diberikan hasil temuan untuk dikembalikan oleh mantan kades.

Kerugian negara yang harus dikembalikan oleh pihak mantan kades jumlahnya lebih kecil dari hasil audit yang dilakukan pihak Polres Kaur yang mencapai Rp 300 juta.  Dari jumlah dana desa Desa Wayhawang tahun 2017 yang mencapai Rp 750 juta. Yang diperuntukan untuk pembangunan jalan menuju sentral produksi menggunakan alat berat. (cik)

Berita Lainnya

Pemerintah Kabupaten-Investor MoU Ternak Sapi

KOTA BINTUHAN – Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos, M,AP, Rabu (11/12) melakukan penandatanganan MoU dengan ...

error: Content is protected !!