Senin , 9 Desember 2019
Home / Daerah / Kepahiang / UMK Kepahiang Mengacu Pada UMP

UMK Kepahiang Mengacu Pada UMP

KEPAHIANG – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kepahiang tahun 2020 mendatang diprediksi bakal mengalami kenaikan. Pasalnya hingga saat ini UMK Kepahiang masih mengacu pada besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Bengkulu, lantaran di Kabupaten Kepahiang sejauh ini belum memiliki Dewan Pengawas Pengupahan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispernaker) Kabupaten Kepahiang, Yurnalis, SE, M.Pd mengungkapkan, besaran UMP Bengkulu pada tahun 2020 mendatang diperkirakan naik dari Rp 2,04 juta menjadi Rp 2,21 juta. Hal ini tentu ikut mempengaruhi besaran UMK di Kepahiang, kendati nominal besarannya tidak sama dengan UMP Bengkulu.

“Karena kita tidak memiliki Dewan Pengupahan Daerah, jadi untuk UMK kita masih mengacu pada UMP Bengkulu, walaupun besarannya juga tidak sama dengan UMP Bengkulu karena disesuaikan dengan kondisi ekonomi yang ada di Kabupaten Kepahiang,” terang Yurnalis.

Hanya saja sejauh ini, Yurnalis mengaku, pihaknya belum mendapatkan Surat Edaran (SE) resmi dari Gubernur Bengkulu terkait kenaikan UMP Bengkulu. Menurutnya SE tersebut nantinya akan menjadi acuan besaran kenaikan UMK di Kabupaten Kepahiang, sesuai dengan persentase kenaikan UMP Bengkulu.

“Di Kepahiang ini, untuk karyawan digaji dengan sistem kesepakatan sesuai dengan kemampuan keuangan perusahaan. Selama tahun 2019 ini UMK Kepahiang senilai Rp 1,35 juta sesuai dengan kesepakatan persahaan yang ada di Kepahiang. Namun kalau memang ada kenaikan nominal UMP, tentunya UMK Kepahiang kedepannya pun akan naik mengikuti persentasi itu,” singkat Yurnalis. (sly)

Berita Lainnya

Musim Hujan, Warga Waspada dengan DBD

KEPAHIANG – Menjelang akhir tahun 2019 ini mulai masuk musim penghujan. Seperti biasa ketika musim ...

error: Content is protected !!