Senin , 16 Desember 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Usulkan Dana Alokasi Khusus Rp 100 Miliar

Usulkan Dana Alokasi Khusus Rp 100 Miliar

KEPAHIANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang, mengusulkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk tahun 2020 mendatang senilai Rp 100 miliar. Hal ini guna mengakomodir kebutuhan fasilitas dan sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Kepahiang yang masih belum mencukupi.

Kepala Disdikbud Kepahiang, Dr. Hartono, M.Pd mengungkapkan, sejauh ini sudah 80 persen dari 120 sekolah, baik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kepahiang sudah menyampaikan laporan kebutuhan sarana dan prasarananya ke Dinas Dikbud Kabupaten Kepahiang. Dari jumlah tersebut mayoritas sekolah melaporkan kekurangan sarpras meubeler pendukung kegiatan belajar mengajar.

Selain masih banyak yang kekurangan sarpras meubeler, banyak sekolah yang juga melaporkan minimnya sarana ruang belajar, ruang guru, ruang kepala sekolah, dan kelengkapan pendukung kegiatan belajar mengajar lainnya.

“Saat ini kita masih mengumpulkan laporan terkait sarpras di seluruh sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kepahiang. Untuk jumlah sekolah yang ada saat ini yakni 93 SD dan 27 SMP, dan mayoritas mengeluhkan kekurangan sarpras khususnya meubeler,” ungkap Hartono.

Kendati demikian, diakui Hartono, masih ada beberapa sekolah yang belum menyampaikan laporan sarprasnya. Untuk itu ia berharap agar sekolah-sekolah yang belum menyampaikan laporan sarprasnya, agar bisa segera menyampaikan laporannya. Pasalnya laporan tersebut nantinya akan dilakukan crosscek guna mempersiapkan pemenuhan kebutuhan sekolah-sekolah.

“Kalau laporan sarprasnya tidak disampaikan kepada kita, bagaimana kita tahu apa saja kebutuhan sekolah-sekolah untuk peningkatan kegiatan belajar mengajarnya. Nantinya setelah laporannya kita terima, maka kita akan lakukan pendataan guna persiapan pemenuhan kebutuhan sarpras sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut Hartono mengatakan, dari usulan Rp 100 miliar tersebut bisa dipastikan berapa nantinya yang akan diakomodir oleh pemerintah pusat. Seperti tahun 2019 lalu, dari Rp 25 miliar usulan yang diakomodir hanya Rp 16 miliar.

“Yang jelas kita akan sampaikan usulan terlebih dahulu, sesuai dengan data-data kekurangan sarana dan prasarana sekolah yang ada di Kabupaten Kepahiang. Berapa nanti yang akan dialokasikan oleh pemerintah pusat, kita tetap akan berupaya maksimal memenuhi kebutuhan yang ada,” tambahnya.

Disisi lain, Dinas Dikbud Kabupaten Kepahiang, saat ini juga sedang memfokuskan pembenahan pada mutu lembaga pendidikan (sekolah) yang akan dimulai pada tahun anggaran 2020 mendatang. Hal ini mengingat sejauh ini mutu lembaga pendidikan, khususnya dalam hal sarana dan prasarana di sekolah kabupaten Kepahiang, masih jauh dari Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Kendati memang mengalami peningkatan, namun SNP Kabupaten Kepahiang masih berada di angka dibawah standar, yakni berada di level III dari SNP yang ada yakni level II. Menyadari hal itu, maka Disdikbu Kabupaten Kepahiang tahun 2020 mulai berupaya merubah inovasi agar SNP Kabupaten Kepahiang bisa naik ke level 4 atau angka penilaian 6-7.

“Kita sudah lakukan pemetaan mutu sekolah yang ada dibawah naungan Disdikbud Kepahiang. Memang ada beberapa sekolah yang SNP-nya sudah diatas angka standar, yakni 7. Namun masih banyak juga yang dibawah SNP yakni di angka 3-4, sehingga rata-rata SNP Kabupaten Kepahiang saat ini di angka 5, masih kurang untuk bisa masuk kategori standar,” jelasnya.

Menurutnya rendahnya SNP di Kabupaten Kepahiang saat ini, salah satunya penyebabnya adalah masih banyaknya sekolah yang belum memiliki sarana dan prasarana, serta media sekolah yang belum merata untuk sekolah yang ada di Kabupaten Kepahiang. Ia bahkan mengaku tidak heran dengan keterbatasan tersebut, SNP Kabupaten Kepahiang masih sangat rendah.

“Kondisi yang ada memang tidak bisa kita bantah. Kekurangan sarana dan prasarana sekolah, sangat berpengaruh terhadap SNP kita. Untuk itu di tahun 2020 mendatang, kita akan fokus membenahi beberapa kekurangan di sektor tersebut,” pungkas Hartono.(sly)

Berita Lainnya

OPD Pamer Hasil Kerja di Pameran HUT Kepahiang

KEPAHIANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang Zamzami Zubir, SE, M.Si mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat ...

error: Content is protected !!