Senin , 9 Desember 2019
Home / Daerah / Kaur / CV Marantika Kantongi Izin Pemanfaatan Kayu Di Wilayah Eks Kaur Utara

CV Marantika Kantongi Izin Pemanfaatan Kayu Di Wilayah Eks Kaur Utara

TUNJUKAN : Pihak KPHL saat menunjukan IPK milik CV Marantika jum’at (15/11). (foto:albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Setelah sempat Vakum karena Izin Pemanfaatan Kayu di wilayah eks Kaur Tengah dan Kaur Selatan habis. Saat ini CV Marantika yang berada di Tebing Rambutan kembali beroperasi. Setelah perusahaan ini mendapatkan Izin Pemanfaatan Kayu di wilayah eks Kaur Utara. Bahkan Izin Pemanfaatan Kayu nya sudah dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bengkulu tanggal 26 September 2019 yang lalu.

“Untuk Izin Pemanfaatan Kayu kita  sudah ada yang lokasinya di wilayah eks Kaur Utara dengan luas 2.406 hektare. Bahkan kita sudah bayar ke negara untuk pajak sekitar Rp 450 juta dari target Rp 1,2 miliar. Semua izin dapat dilihat langsung secara online,” kata pemilik CV Marantika, Sam kepada RB.

Dari izin yang ada, bahwa Izin Pemanfaatan Kayu CV Marantika berada di wilayah perkebunan PT Citrasawit Hijau Subur dengan target 1.226 batang untuk kelompok kayu jenis meranti, rimba campuran dan juga kayu indah. Bahkan sejak satu bulan ini perusahaan ini  sudah mulai beroperasi melakukan pengangkutan kayu di wilayah Padang Guci.

Terkait dengan izin tersebut Kepala Seksi Perlindungan, Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Rehabilitas Hutan dan Lahan serta Pemberdayaan Masyarakat UPTD KPHL Kaur  Herwanto, S.Hut saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Bahkan pihaknya juga sudah mendapatkan tembusan terkait Izin Pemanfaatan Kayu untuk CV Marantika yang berada di wilayah eks Kaur Utara.

Yang terdiri dari Kecamatan Semidang Gumay, Tanjung Kemuning, Pagulu, Kelam Tengah. Kemudian Pagulur, Kaur Utara dan  juga Kecamatan Lungkang Kule. Sebelum melakukan kegiatan pihak perusahaan telah menyetorkan uang minimal seper empat dari kegiatan yang akan dilaksanakan. Tidak hanya itu saja, kayu yang dikeluarkan jika sudah dibayar akan ada barkot. Yang menandakan kayu tersebut sudah dibayar pajaknya oleh CV Marantika.

“Izin Pemanfaatan Kayu nya sudah ada sudah kita lihat ada, jadi mereka melakukan kegiatan penebangan dan pengangkutan kayu selama beberapa minggu ini memang sudah mengantongi izin. Dan kita sebagai pengawas tetap akan melakukan pengawasan,” kata Herwanto diruang kerjanya jum’at (15/11). (cik)

Berita Lainnya

Keluhkan Remaja Ngelem Dan Ngomix

KOTA BINTUHAN – Penyalahgunaan lem dan obat batuk oleh remaja dikeluhkan oleh warga Kecamatan Kelam ...

error: Content is protected !!