Minggu , 15 Desember 2019
Home / Metropolis / Ringroad Tunggu Dana Tambahan

Ringroad Tunggu Dana Tambahan

Rohidin Mersyah

BENGKULU – Proyek Bengkulu Outer Ringroad (BOR) menghubungkan Simpang Nakau-Air Sebakul masih kekurangan anggaran sekitar Rp 12 miliar. Pemprov Bengkulu berharap Kementerian PUPR RI kembali menambah kekurangan dengan mengusulkan penggunaan anggaran sisa tender proyek BOR.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Ir. Mulyani mengatakan Dinas PUPR sudah menyurati kementerian PUPR agar kekurangan anggaran untuk Proyek BOR Simpang Nakau-Air Sebakul sekitar Rp 12 miliar, bisa ditutupi dengan diambil dari sisa anggaran tender proyek BOR itu sendiri. Sehingga pengerjaan proyek BOR oleh pihak balai jalan di bawah Kementerian PUPR ini bisa langsung dilanjutkan, dan tuntas dalam waktu dekat.

“Sudah kita ajukan surat ke kementerian PUPR, minta agar kekurangan anggaran Proyek BOR ini diambil dari sisa tender proyek BOR itu sendiri. Kita masih menunggu, mudah-mudahan usulan kita ini disetujui,” kata Mulyani.

Mulyani menerangkan kekurangan anggaran terjadi karena ada beberapa perubahan perencanaan yang lebih kepada teknis pembangunan. Mengingat kondisi kontur tanah yang merupakan daerah rawa sulit untuk prediksi kedalaman tiang, membuat hitungan volume tiangnya berubah. Akibat dari perubahan hitungan volume tiang berubah, mempengaruhi perhitungan anggaran kebutuhan. Jumlah yang dibutuhkan tidak sesuai dari rencana awal, masih kekurangan.

“Ada anggaran sisa dari tender proyek ini. Sudah kita usulkan ke pihak kementerian melalui balai agar bisa dialokasikan kembali tahun ini juga,” jelas Mulyani.

Sebagai antisipasi adanya pembukaan lahan oleh masyarakat yang dikhawatirkan akan dijadikan pemukiman, maka sesuai dengan kewajiban pemprov saat izin amdal diberikan maka melalui Dinas PUPR Provinsi Bengkulu dibangun pemasangan pagar kiri kanan jalan di kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) yang merupakan kawasan cagar alam.

Tahun ini Pemprov mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2,6 miliar untuk pembangunan pagar kiri kanan proyek BOR. Pembangunan pagar pengaman tersebut tuntas tahun ini.

“Tahun depan kita lanjutkan lagi pembangunan pagar kiri kanan jalan, karena tahun ini belum seluruhnya pagar terpasang sepanjang kawasan DDTS. Itu sudah perjanjian kita dengan BKSDA saat izin pembangunan jalan di kawasan cagar alam ini dikeluarkan,” tambah Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Septi Erwadi.

Septi juga optimis pembangunan jalan BOR ini tuntas dilaksanakan mengingat proyek ini merupakan proyek besar dari kementerian PUPR melalui balai jalan Provinsi Bengkulu. Sehingga dirinya yakin kementerian akan menambah kekurangan anggaran agar jalan lingkar tersebut tuntas.

“Kementerian sudah disurati, tinggal menunggu dan kita optimis usulan kita ini disetujui pihak kementerian,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, jalan lingkar Bengkulu Outer Ringroad akan menghubungkan Air Sebakul hingga Simpang Nakau Kota Bengkulu. Pembangunan jalan ini masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan bisa rampung di penghujung tahun 2019 sehingga bisa segera dimanfaatkan. Jalur sepanjang 5,8 kilometer itu akan tersambung jalan layang atau elivated yang anggarannya mencapai Rp 41 miliar. Sementara sisanya jalan hotmix.

Akses jalan ini dianggap sangat strategis untuk kendaraan truk bertonase besar sehingga tidak perlu lagi masuk ke kota. Dengan adanya jalan lingkar ini, Gubernur Bengkulu, Dr. Rohidin Mersyah meyakini transportasi dan jalur distribusi akan nyaman, apalagi kendaraan dengan tonase besar.(key)

Berita Lainnya

Pembangunan RTH di Simpang Kandis Sudah 95 Persen Rampung

BENGKULU– Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dibangun di Simpang Kandis segera rampung. Ini disampaikan Plt. ...

error: Content is protected !!