Jumat , 13 Desember 2019
Home / Metropolis / Sarolangun Tertarik Program Gerakan Peduli Siswa

Sarolangun Tertarik Program Gerakan Peduli Siswa

CENDERAMATA: Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Rosmayetti memberikan cinderamata kepada Kadis Dikbud Kabupaten Sarolangun, (foto: jeri/rb).

BENGKULU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi Jumat (15/11) berkunjung  ke Kantor Dinas Dikbud Kota Bengkulu. Tujuannya untuk saling mendiskusikan sejumlah kebijakan pendidikan di Kota Bengkulu serta kemajuan yang sudah dicapai.

Salah satu program Bengkulu yang menarik minat dan ingin ditiru oleh Dinas Dikbud Sarolangun adalah, Program Gerakan Peduli Siswa. Dalam pertemuan kemarin juga, Dewan Pendidikan Sarolangun berencana akan menerapkan program itu di daerahnya, dan sempat meminta contoh Perwal yang mengatur tentang Gerakan Peduli Siswa itu.

Kepala Dinas Dikbud Sarolangun, Helmi, SH, M mengatakan kedatangannya itu untuk mengetahui lebih jauh tentang program pendidikan yang terbaik dari Bengkulu yang bisa untuk dicontoh dan diterapkan di Sarolangun. “Kami juga ada kegiatan religius untuk setiap sekolah di Kabupaten Sarolangun yaitu wajib membaca Alquran sebelum waktu belajar di mulai, baik itu untuk SD, SMP dan SMA. Yang nantinya akan dilaporkan setiap hari ke grup WhatsApp yang di dalamnya ada Bupati, Wakil Bupati dan Kepala Dinas Lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Kota Bengkulu, Dra. Rosmayeti, MM mengatakan, Dikbud Sarolangun sangat tertarik untuk menerapkan program Gerakan Peduli Siswa itu di daerahnya. “Kita akan memberikan teknis dan semua prosesnya kepada mereka (Sarolangun, red), agar mereka bisa menjalankan program peduli siswa ini di sana. Ini suatu kebanggaan untuk Bengkulu karena ada salah satu program kita ingin diterapkan di tempat lain,” ujarnya.

Ditambahkan Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Bengkulu, Jhon Hendri, S.Pd, MM mengatakan ada satu hal yang bisa diambil dari diskusi dengan Dikbud Sarolangun tersebut. Sakah satunya adalah masih aktifnya Dewan Pendidikan Sarolangun hingga sekarang. Sementara di Kota Bengkulu, Dewan Pendidikan sudah tidak aktif dari tahun 2017 lalu.

“Vakumnya Dewan Pendidikan Kota Bengkulu ini karena SK nya dari 2012 sampai 2017 kemarin dan sekarang status Dewan Pendidikan Kota Bengkulu terkantung-kantung (tidak jelas). Ke depannya kami berharap kepada Walikota Bengkulu untuk melantik Dewan Pendidikan Kota Bengkulu dan kami akan mencoba mengajukan meminta sekretariat,” katanya.

Dia menambahkan tugas Dewan Pendidikan Kota Bengkulu ini adalah sabagai mitra dan monitoring pendamping Dinas Dikbud. Apa yang berkembang di tengah masyarakat itu, Dewan Pendidikan wajib untuk menyampaikannya kepada Dinas Dikbud. Selain itu juga bertugas mengadakan seminar pendidikan dan memonitoring sekolah.(cw2)

Berita Lainnya

Sikap Muslim Menghadapi Tahun Baru Miladiyah

MAHA bijaksana Allah SWT yang telah mengatur perputaran Roda Masa, tanpa terasa zaman berputar waktu beredar ...

error: Content is protected !!