Sabtu , 14 Desember 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Usul Anggaran JKN Naik Dua Kali Lipat

Usul Anggaran JKN Naik Dua Kali Lipat

KEPAHIANG – Ditengah defisit anggaran yang dialami Kabupaten Kepahiang pada APBD 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang terpaksa mengusulkan anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak dua kali lipat dari sebelumnya. Karna pemerintah pusat tahun 2020 mendatang, resmi menaikkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Dengan jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) Kabupaten Kepahiang tembus 14.484 orang yang dibiayai oleh APBD, mau tak mau usulan JKN pada RAPBD 2020 mendatang terpaksa harus dinaikkan.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang, Tajri Fauzan, SKM, setiap tahunnya APBD Kabupaten Kepahiang mengalokasikan anggaran Rp 3,99 miliar untuk membayar iuran peserta BPJS PBI. Namun karena iuran BPJS resmi dinaikkan pemerintah pusat, maka beban anggaran yang harus dialokasikan daerah untuk BPJS PBI pun harus diusulkan naik.

“Untuk kenaikan iuran BPJS mulai diberlakukan tahun 2020 mendatang. Itu sedang kita persiapkan, karena dengan kenaikan iuran tersebut tentu beban daerah meningkat. Untuk itu usulan anggaran BPJS PBI kita meningkat dari sebelumnya,” jelas Tajri.

Tajri mengatakan, kebutuhan anggaran yang dibutuhkan untuk peserta BPJS PBI pada APBD 2020 mencapai angka dua kali lipat, yakni sebesar Rp 7,99 miliar. Kondisi ini diakuinya cukup pelik, karena kondisi anggaran daerah sedang mengalami defisit cukup besar.

“Secara tak langsung tanggungan keuangan daerah untuk program tersebut meningkat dua kali lipat dari sebelumnya. Sementara kondisi yang terjadi saat ini anggaran kita mengalami defisit cukup besar. Bagaimana solusinya kami belum bisa jelaskan. Yang jelas terkait kenaikan ini akan kami koordinasikan pada Pemkab Kepahiang,” jelas Tajri.

Perlu diketahui, kenaikan tarif iuran BPJS informasinya mulai berlaku per 1 Januari 2020. Dengan rincian kenaikan kelas I yang semula Rp 80.000 menjadi Rp 160.000, kelas II yang semula Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 dan kelas III yang semula Rp 25.500 menjadi Rp 42.000. Kenaikan iuran BPJS 100 persen tersebut berlaku bagi semua JKN.(sly)

Berita Lainnya

Mayoritas Sekolah Kekurangan Mebel

KEPAHIANG – Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Kepahiang menghimpun kebutuhan sarana dan prasarana sekolah, yang ...

error: Content is protected !!