Jumat , 6 Desember 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Pasar Batu Ejung Akan Ditarik Retribusi

Pasar Batu Ejung Akan Ditarik Retribusi

RETRIBUSI: Pasar yang sudah dibangun akan ditarik retribusi,(foto: peri/rb).

MUKOMUKO – Kalau tidak berubah, awal tahun 2020 mendatang, bakal bertambah satu pasar lagi yang ditarik retribusi.  Adalah pasar tradisional di Desa Batu Ejung,  Kecamatan Teramang Jaya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Mukomuko, Fauzi, SH, M.Si, menjelaskan bisa dipungut retribsi, karena pasar itu tahun 2017 sudah dibangun berupa los pasar dari pemerintah.

Artinya tahun 2020 nanti jumlah pasar yang bisa dipungut retribusi, menjadi 12 pasar. Pasar Batu Ejung, mendapatkan bangunan los tahun 2017.

‘’Secara aturan, setelah mendapat bangunan dari pemerintah tak bisa langsung memungut retribusi. Tetapi ada jedah selama setahun atau dua tahun untuk lihat perkembanganya. Tahun 2020 sudah bisa dipungut retribusi,” terang Fauzi.

Untuk saat ini hanya ada 11 dari 26  pasar tradisional yang dipungut retribusi. Namun 15 pasar tradisional yang lain, belum bisa dipungut retribusi. Lantaran belasan pasar tersebut belum miliki bangunan pemerintah. Seperti los pasar, kios, ruko dan lainnya.

‘’Bagi pasar tradisional yang belum miliki bangunan pemerintah, tidak dapat  dipungut retribusi. Dari jumlah 26 pasar,  hanya 11 pasar yang bisa kami pungut retribusinya,” ujar Fauzi.

Sedangkan target PAD dari retribusi pasar, sekitar Rp 60 juta. Dipastikan, jumlah itu bisa tercapai bahkan berpotensi bisa lebih dari jumlah tersebut.

‘’Jika kita melihat tahun sebelumnya, kami mampu mendapat PAD sekitar Rp 80 juta dari pungutan retribusi dari 11 pasar tersebut. Sedangkan tahun ini kami optimis perolehan PAD lebih dari Rp 80 juta,” ujarnya.(hue)

Berita Lainnya

Perbaikan Atap SPBU Diserahkan Ke BUMD

MUKOMUKO – Ambruknya konstruksi atap SPBU Air Punggur itu menyebabkan aktivitas SPBU terhenti. SPBU itu ...