Senin , 16 Desember 2019
Home / Daerah / Kaur / Kades Jangan Fiktifkan Dana Desa

Kades Jangan Fiktifkan Dana Desa

SOSIALISASI: Bupati Kaur, Gusril Fauzi menghadiri kegiatan sosialisasi Dana Desa di Gedung Serba Guna, Senin (18/11). (foto:albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kaur kembali menggelar sosialisasi  tentang prioritas pembangunan dana desa tahun 2020 di Gedung Serba Guna Pemkab Kaur, Senin (18/11). Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos, M.AP dan perwakilan dari Polres, Kejari, dan TNI. Diantaranya Kasat Reskrim Iptu Ahmad Kairuman dan Kasi Intelijen Kejari Kaur, Pofrizal dan Pabung Mayor Inf M Zainudin serta Kadis PMD Kaur Asmawi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kaur mengingatkan para kades agar membuka wawasan bahwa penggunaan dana desa dan ADD yang dianggarkan melalui APBD dan APBD setiap tahunnya, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik yang ada di desa seperti selama ini. Namun juga bisa untuk pembangunan non fisik, mulai dari program peningkatan sumber daya manusia, dan program Kaur terang.

Selain itu, program pengembangan usaha ekonomi desa, program pencegahan narkoba, program transparasi dana desa dan program PKK dan kegiatan BUMDes dan lainnya. Mulai saat ini dapat dirancang untuk masuk dalam APBDes tahun 2020. Sehingga pembangunan desa melalui dana desa akan  membuat desa lebih makmur.

“Terima kasih kepada semua kades dan perangkat yang hadir, dengan kegiatan ini kita harapkan ke depan dana desa tidak hanya fokus pada pembangunan fisik namun juga non fisik. Salah satunya peningkatan SDM yang ada di setiap desa. Saya harapkan ini bisa menjadi wawasan bagi peserta yang hadir,” kata Bupati.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, baik itu pihak Polres Kaur dan Kejari Kaur mengingatkan agar kades tidak terbelit kasus korupsi. Untuk itu, pelaksanaan kegiatan dana desa harus sesuai dengan hasil musyawarah desa. “Yang penting tidak ada pekerjaan fiktif. Kalau ada yang fiktif dapat kita pastikan akan bersentuhan dengan hukum. Kerjakanlah dana desa dengan hasil RAB yang ada sesuai hasil musyawarah. Gunakan fungsi dari semua perangkat yang ada dalam kegiatan dana desa. Kebanyakan kades yang terjerat karena menggunakan dana desa fiktif dan tidak sesuai RAB,” kata Kasat Reskrim Polres Kaur, Iptu Ahmad Kairuman.(cik)

Berita Lainnya

Bertabrakan dengan Mobil Kepala Samsat Kaur, Pelajar Tewas

KOTA BINTUHAN– Laka lantas merenggut nyawa kembali terjadi di Desa Sulauwangi, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten ...

error: Content is protected !!