Senin , 16 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Pelepasan Hak Guna Usaha PT Bumi Rafflesia Indah, Akhir Tahun

Pelepasan Hak Guna Usaha PT Bumi Rafflesia Indah, Akhir Tahun

Edy Hermansyah

BENTENG – Pemkab Bengkulu Tengah, telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu terkait rencana pelepasan aset Hak Guna Usaha (HGU) perusahaaan perkebunan kelapa sawit PT Bumi Rafflesia Indah (BRI).

Sekda Bengkulu Tengah, Edy Hermansyah, Ph.D menjelaskan HGU resmi berakhir per 31 Desember 2019 ini. Sebelum itu, pihaknya akan mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan, seperti hasil koordinasi dengan kementrian ATR/BPN beberapa waktu lalu.

“Bukti bahwa sudah ada koordinasi ke Kementrian ATR/BPN juga dilampirkan,” jelasnya.

Disampaikan Edy, Pemkab Bengkulu Tengah bersama DPRD Bengkulu Tengah terus mengawal HGU yang luasnya saat ini sekitar 397 hektare. Yang akan habis masa berlakunya dalam hitungan lebih dari satu bulan kedepan. Koordinasi dilakukan antara lain ke Pemprov Bengkulu, untuk memastikan rencana sejak awal mengenai pemanfaatan Eks Lahan HGU nantinya untuk kepentingan umum.

Dari perencanaan yang sudah disiapkan, Pemkab Bengkulu Tengah, dijelaskan Edy akan menjadikan eks lahan HGU nantinya sebagai areal pengembangan lokasi wisata baru. Dalam koorinasi dengan kementerian ATR/BPN sebelumnya juga sudah disampaikan bahwa tata ruang sebelumnya yakni areal perkebunan akan diubah menjadi lahan pemukiman baru. Perubahan ini nantinya akan diikuti dengan rencana pembangunan beberapa fasilitas pendukung terutama dari Pemkab Bengkulu Tengah.

Sementara Pemprov Bengkulu, juga sudah merencanakan akan membangun lokasi pusat olahraga bersekala internasional. Yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung olahraga. Selain itu, Eks lahan HGU juga sudah direncanakan untuk pengembangan pusat pendidikan melalui pendirian Kampus Unib II.

Ketua Pansus eks HGU, PT BRI, Evi Susanti, S.IP yang juga Waka II DPRD Bengkulu Tengah memastikan dewan akan tetap mengawal dan mendukung penuh untuk pemanfaatan eks HGU PT BRI kedepan. Guna kepentingan umum. Karena, laporan yang sudah banyak diterima pihaknya menyebutkan selama ini keberadaan perkebunan kurang memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Dengan pengambilalihan eks HGU menjadi sarana kepentingan umum, diharapkan akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. Dewan juga akan mendukung untuk penganggaran guna memperlancar proses pemanfatan eks HGU PT BRI.

“Lebih baik digunakan untuk masyarakat umum kalau tidak memberikan manfaat bagi daerah,” demikian Evi.(vla)

Berita Lainnya

DAK Pasar Meningkat, Utamakan Pasar Harian

BENTENG – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi & Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop & UKM) Kabupaten Bengkulu ...

error: Content is protected !!