Senin , 16 Desember 2019
Home / Daerah / Kaur / Hasil Pengecekan Dana Desa Gramat Ada Di RAB, Tapi Fisik Tidak Ada

Hasil Pengecekan Dana Desa Gramat Ada Di RAB, Tapi Fisik Tidak Ada

CEK FISIK: Nampak Sat Reskrim Polres Kaur dan Inspektorat mengecek pekerjaan fisik Dana Desa di Desa Gramat Kecamatan Kinal. (foto: albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Tim gabungan dari penyidik unit Tipikor Polres Kaur dan Inspektorat Kaur Selasa (19/11), melakukan pengecekan terhadap realisasi dana desa tahun anggaran 2018 di Desa Gramat Kecamatan Kinal. Hasilnya cukup mengejutkan. Fisik pembangunan gedung desa ternyata tidak ada, selain itu pengadaan panggung dan tenda juga nihil. Padahal dua item ini tertera dalam RAB dana desa tahun anggaran 2018 di desa tersebut.

Selain itu, kegiatan seskudes dan sosialisasi hukum yang dianggarkan tahun 2018 juga tidak dilaksanakan. Namun, tim menemukan bukti fisik pembangunan siring dan jalan. Tetapi diduga pembangunan siring dan jalan itu tidak sesuai dengan RAB. Untuk tahap selanjutnya, tim akan melakukan penghitungan terhadap dugaan kerugian Negara dalam penggunaan dana desa tahun 2018 tersebut. Dugaan awal ada Rp 300 juta dana yang dialokasikan ternyata tidak dilaksanakan pekerjaannya di lapangan.

Tim ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Kaur Iptu Ahmad Kairuman, M.Si. Pengecekan didampingi Pjs kades, perangkat desa dan pendamping desa.

“Kita sudah cek dan turun langsung ke lapangan dan memang banyak pekerjaan yang tidak ada. Kemudian pekerjaan yang ada juga tidak sesuai, maka pemeriksaan selanjutnya akan terus kita kembangkan. Kita juga akan meminta  Inspektorat Kaur nantinya melakukan penghitungan kerugian negaranya,” kata Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Kaur Iptu Ahmad Kairuman, M.Si

Setelah melakukan cek lapangan, penyidik dipastikan akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi. Sebelumnya perangkat desa, hingga pendamping dan tim verifikasi kecamatan sudah dimintai keterangan penyidik. Ke depan akan dilakukan pemeriksaan ulang dan pemeriksaan tambahan terhadap saksi lainnya mulai dari Inspektorat dan juga pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kaur.

“Kita sudah cek dan memang banyak yang belum dikerjakan, namun akan kita lihat kembali itemnya. Pasalnya untuk dana desa 2018 yang 40 persen memang tidak dicairkan oleh mantan kades, namun ada yang sudah cair namun tidak dibangunkan. Dan ini akan kita cek ulang lagi ke depan biar lebih jelas,” ungkap Inspektur Pembantu Inspektorat Kaur Fauzi.

Sementara itu mantan kades Gramat Kecamatan Kinal Ed, saat tim turun kemarin sudah lama tidak menetap di desa tersebut. Apalagi sejak akhir tahun 2018 yang lalu mantan kades tersebut tidak lagi menjabat sebagai kepala desa lagi.

Berdasarkan data, untuk total dana desa Gramat tahun 2018 sebesar Rp 803 juta yang terbagi untuk pemberdayaan sebesar Rp 140,7 juta dan pembangunan Rp 534 juta lebih. Sedangkan untuk penyelenggaraan pemerintah desa Rp 128 juta lebih. Dari data yang ada dialokasikan untuk pembangunan terdiri dari pembukaan jalan Rp 84 juta lebih, gedung kantor desa Rp 364,7 juta, pembangunan tembok penahan Rp 60,2 juta dan pembangunan siring pasang Rp 24,7 juta.(cik)

Berita Lainnya

Dinas Sosial Ajukan Usulan Penambahan Penerima Program Keluarga Harapan

KOTA BINTUHAN – Pada tahun 2020 yang akan datang Dinas Sosial Kabupaten Kaur akan mengajukan ...

error: Content is protected !!