Senin , 24 Februari 2020
Home / Breaking News / Formasi Ahli Psikolog Klinis CPNS di Kaur Belum ada Pelamar

Formasi Ahli Psikolog Klinis CPNS di Kaur Belum ada Pelamar

VERIFIKASI:  Staf BKD dan PSDM Kaur terus melakukan verifikasi terhadap berkas CPNS yang masuk. (foto : albertus/rb)

KOTA BINTUHAN –  Dari 3.500 pelamar tes CPNS tak satupun yang melamar formasi ahli pertama psikolog klinis untuk ditempatkan di RSUD Kaur. Formasi ini mensyaratkan pelamarnya kualifikasi pendidikan S1 psikologi dengan tambahan profesi psikolog klinis.  Sementara untuk formasi lainnya saat ini sudah ada pendaftar secara online, namun apakah nantinya bisa ikut tes CPNS atau tidak belum dapat diketahui. Karena masih beberapa tahapan yang harus dipenuhi oleh setiap pelamar. Mulai dari verifikasi berkas lamaran. Hingga memenuhi syarat atau tidak untuk ikut tes CPNS 2020 yang akan datang.

“Sejauh ini masih ada satu formasi yang kosong pelamarnya jika kita pantau dari server kita yaitu psikolog klinis untuk penempatan di RSUD Kaur. Kita berharap ini nantinya bisa terisi, karena kebutuhan akan tenaga psikolog ini sangat dibutuhkan pihak RSUD Kaur,” kata Kepala BKD dan PSDM Kaur Arsal Adelin melalui Kabid Mutasi Yosi Afriyanti.

Sementara itu hingga pukul 17.00 WIB kemarin, jumlah pendaftar CPNS online di Kaur mencapai 3.406 peserta. Yang telah melengkapi berkas secara online sebanyak 2.894 peserta. Jumlah ini dipastikan akan bertambah dalam waktu tiga hari ke depan. Sementara yang masuk berkas untuk diverifikasi oleh BKD dan PSDM Kaur kemarin totalnya mencapai 600 berkas pelamar CPNS.

Dari pemberkasan diketahui ada kurang lebih 10 pelamar yang ijazah dan KTP yang tidak dilegalisir. Padahal semua ijazah dan KTP harus dilegalisir sesuai dengan persyaratan. Kendati demikian berkas tersebut belum TMS karena pihaknya baru akan mengumumkan dan memberikan sanggahan jika sudah penutupan penerimaan berkas CPNS.

“Memang kita temui ada yang syaratnya KTP dan Ijazah tidak dilegalisir dan ini kita kita sampaikan nantinya kepada peserta untuk saat ini baru ada 10 berkas yang jadi temuan kita. Untuk itu kita ingatkan kepada peserta lainnya, untuk benar-benar teliti sebelum menyampaikan berkas via POS. Jangan sampai ada syarat yang tidak lengkap dan tidak sesuai dengan pengumuman yang ada,” pungkas Kabid Mutasi BKD dan PSDM Kaur. (cik)

Berita Lainnya

Pelajar SMA Ditemukan Tewas Gantung Diri

SELUMA – Warga Kelurahan Pajar Bulan Kecamatan Semidang Alas mendadak heboh Minggu (23/2) pagi. Seorang …