Jumat , 28 Februari 2020
Home / Daerah / Kaur / Formasi Guru IPA Dan IPS Tembus 1.504 Pelamar

Formasi Guru IPA Dan IPS Tembus 1.504 Pelamar

CPNS: Lamaran CPNS Kaur via POS sudah mulai masuk. Sehingga tim verifikasi berkas mulai lembur melakukan verifikasi berkas CPNS. (foto: albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Jumlah pelamar formasi guru IPA dan IPS cukup tinggi. Dari 18 kuota formasi guru IPA, pelamarnya saat ini tembus 759 orang. Sedangkan untuk formasi IPS yang juga 18 kuota, pelamarnya sudah mencapai 745 orang. Tentu para pelamar harus bekerja keras untuk bisa lulus di formasi ini. Sebab saingannya sangat banyak. Jika ditotalkan jumlah pelamar di dua formasi ini sudah mencapai 1.504 pendaftar. Dari jumlah itu, hanya 36 orang yang akan lulus, jika memenuhi passing grade.

Selain formasi guru IPA dan IPS, formasi lainnya yang banyak dilamar adalah formasi guru bahasa Inggris. Saat ini sudah mencapai 535 pelamar. Sedangkan kuota yang disediakan hanya 6 formasi. Kemudian guru matematika yang jumlah formasi diterima 6 orang, pelamarnya sudah tembus 285 pelamar.

Persaingan berat juga akan terjadi di formasi perawat. Dari 16 formasi yang disediakan, pelamarnya sudah tembus 235 orang. Jumlah ini dipastikan akan terus meningkat. Apalagi pendaftaran ditutup Selasa (26/11), masih ada dua hari lagi untuk mendaftar. “Untuk formasi yang banyak penerimaannya seperti guru IPA, IPS dan perawat untuk pelamarnya pun  jauh lebih banyak dari sebelumnya. Mungkin peluangnya pun lebih besar dibandingkan daerah lain,” terang Kepala BKD dan PSDM Kaur Arsal Adelin melalui Kabid Mutasi Yosi Afriyanti.

Sementara itu angka pelamar CPNS saat ini tembus 4 ribu peserta. Dari ribuan pelamar itu, ada tiga pelamar yang memastikan menggunakan nilai passing grade SKD CPNS tahun 2018 lalu. Tiga pelamar itu satu orang memilih formasi guru IPA, kemudian formasi dokter umum satu dan formasi guru matematika satu orang.

Memang nilai SKD 2018 masih bisa digunakan untuk tes CPNS 2019. Bahkan mereka juga bisa ikut SKD 2019, kemudian memilih nilai mana yang mau mereka pakai. Apakah hasil SKD tes CPNS 2018 atau tes CPNS nanti. Sebab pada tes CPNS kali ini pemerintah memberikan keistimewaan kepada peserta tes CPNS tahun 2018 lalu yang lulus passing grade namun tidak lulus CPNS.

“Memang boleh mereka yang nilai SKD pada tes CPNS 2018 lulus passing grade namun tidak lulus CPNS karena ada yang lebih besar, bisa digunakan lagi untuk tes CPNS tahun 2019 ini. Dan ini sudah disampaikan oleh BKN dan MenPAN-RB. Untuk di Kaur sampai saat ini sudah tiga orang pelamar CPNS yang akan menggunakan nilai SKD tahun 2018 untuk tes CPNS tahun ini,” jelas Yosi Afriyanti. (cik)

Berita Lainnya

SMAN 1 Kaur Dominasi 10 Besar BJB 2020

KOTA BINTUHAN – Hasil seleksi beasiswa Bintang Jemput Bintang tahun 2020, 10 besar didominasi dari …