Senin , 16 Desember 2019
Home / PLTU / Sinkronisasi Unit 1 PLTU Bengkulu Berjalan Lancar,  PT. TLB Berharap Warga Bengkulu Menjadi Lebih Sejahtera

Sinkronisasi Unit 1 PLTU Bengkulu Berjalan Lancar,  PT. TLB Berharap Warga Bengkulu Menjadi Lebih Sejahtera

Proyek PLTU 2×100 MV Bengkulu

BENGKULU– PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) yang merupakan joint venture antara PT Inta Daya Perkasa (yang dimiliki sepenuhnya oleh INTA) dengan Bengkulu Power Hongkong Ltd, anak perusahaan Power China Resources Ltd, TLB telah berhasil melaksanakan sinkronisasi unit 1 PLTU Bengkulu baru-baru ini. Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batubara dengan kapasitas 2x100MW di Propinsi Bengkulu telah mulai dibangun sejak tahun 2016 dimana rencananya akan mulai beroperasi penuh pada kuartal I-2020.

Sesuai  perjanjian  jual-beli  tenaga  listrik  (Power Purchase  Agreement)  antara TLB  dengan  PLN yang ditandatangani pada 2015, PLTU ini akan memasok listrik kepada PLN selama 25 tahun dimulai pada saat seluruh sistem telah sinkron dan mendapat persetujuan untuk berjalan secara komersial pada tahun depan.

”Setelah sukses melalui tahapan sinkronisasi unit 1, kami fokus untuk mempersiapkan sinkronisasi unit 2 yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Februari  2020.  Setelah  seluruh  proses  sinkronisasi  selesai  selanjutnya  aliran  listrik  akan  masuk  ke jaringan transmisi dan mulai beroperasi secara komersial,” kata Direktur PT TLB Willy Cahya Sundara.

Ia mengatakan dengan  mulai  beroperasinya  PLTU  pertama  di  Bengkulu  ini  maka  ketersediaan  pasokan  listrik di Provinsi Bengkulu sangat mendukung untuk pertumbuhan industri, UMKM, dan untuk penyediaan listrik rumah tangga hingga wilayah terluar di Provinsi Bengkulu yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian.  “Selain itu, proyek ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt yang sejalan dengan visi INTA dalam mengembangkan ekonomi masyarakat lokal di Indonesia,” ungkap Willy.

Terkait Gugatan Izin Lingkungan ke PTUN

Menanggapi gugatan izin lingkungan yang saat ini sedang digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu. PT TLB sebagai pihak yang memiliki kepentingan langsung juga telah mengajukan diri menjadi pihak Tergugat II Intervensi pada perkara yang terdaftar di Kepaniteraan PTUN Bengkulu di bawah register perkara No.: 112/G/LH/2019/PTUN.BKL.

Terkait  dengan  permohonan  yang diajukan  PT  TLB  melalui  kuasa  hukumnya  dari  Kantor  Immanuel Sianipar & Co,   Majelis Hakim PTUN Bengkulu, pada persidangan tanggal 26 November 2019, telah mengeluarkan Putusan Sela yang pada intinya mengabulkan permohonan Kuasa Hukum PT TLB untuk menjadi pihak (Tergugat II Intervensi) dalam perkara yang telah bergulir sejak Juli 2019 dengan pihak Tergugat I Gubernur Bengkulu dan Tergugat II OSS atau Layanan Perizinan Berbasis Online, yang saat ini sudah memasuki tahap pembuktian.

“Kami sangat mengapresiasi putusan Majelis Hakim yang mengabulkan permohonan intervensi yang kami ajukan. Sebagai perusahaan penanaman  modal  asing,  principal  kami  telah  mengikuti  semua  aturan  dan  proses  perizinan  yang berlaku di Indonesia. Melalui upaya hukum ini, kami mengharapkan adanya kepastian sekaligus perlindungan hukum bagi Klien kami, terlebih proyek yang dijalankan PT TLB termasuk salah satu proyek strategis  nasional  yang  bertujuan  untuk  meningkatkan  perekonomian  masyarakat  Bengkulu  dan Indonesia pada umumnya,” kata Immanuel Sianipar, selaku Kuasa Hukum PT TLB.

Di tempat terpisah Kuasa Hukum PT TLB lainnya, Ernest Pangihutan Sagala dan Errio Ananto Putra menambahkan bahwa PT TLB sejak berdiri dan menanamkan investasinya di Indonesia telah melakukan kewajibannya di bidang perijinan, sehingga sangat wajar apabila para stakeholder yang terlibat dalam proses  penerbitan  perijinan milik  PT TLB, turut  mendukung  upaya  PT  TLB  dalam mempertahankan haknya ditengah proses hukum yang saat ini sedang berjalan. (**)

Berita Lainnya

DKP Pastikan PLTU Tidak Cemari Laut Bengkulu

BEBGKULU– Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu beberapa hari yang lalu telah mengambil sampel ...

error: Content is protected !!