Sabtu , 7 Desember 2019
Home / Borgol / Berkas Ipar Mantan Gubernur Ridwan Mukti P21, Tersangka Korupsi Jalan Kepahiang Berpeluang Bertambah

Berkas Ipar Mantan Gubernur Ridwan Mukti P21, Tersangka Korupsi Jalan Kepahiang Berpeluang Bertambah

Andi Arisandi

BENGKULU– Masih ingat dengan ipar mantan Gubernur Ridwan Mukti, Riko Kadafi. Adik kandung istri mantan gubernur Bengkulu tersebut, kasus dugaan korupsi preservasi rehabilitasi Jalan Batas Kepahiang-Simpang Kantor Bupati-Batas Sumatera Selatan (Sumsel). Selasa (3/12), pihaka kejaksaan menyatakan berkas Riko dan tiga rekan lainnya sudah lengkap, alias P21.

Dalam waktu dekat ini, penyidik akan segera melakukan pelimpahan tahap II. Yakni tersangka dan barang bukti ke pihak kejaksaan. Meskipun begitu tidak menutup peluang aka nada tambahan tersangka. Ini tergantung dari hasil perkembangan proses pemeriksaan. “Bisa, kemungkinannya ada (tersangka baru,red),” jawab Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Ahmad Tarmizi melalui Kasubdit Tipikor AKBP. Andi Arisandi, S.IK.

Selain Riko, tiga tersangka lain yakni Maliyan Sahari (58) selaku direktur PT. Sindang Brothers, Sudirman sebagai konsultan pengawas dan Candra Purnama selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Riko Kadafi sendiri diketahui sebagai pemilik dan pengendali pengerjaan proyek jalan.

“Namun yang jelas benefit owner (BO) dalam kasus ini (maksudnya Riko Kadafi), BO siapa lagi selain diatas BO, yang tidak ada di dokumen dan menerima manfaat dari pekerjaan itupun sudah kita pidanakan kok,” ungkapnya.

Melansir dari berita sebelumnya, pekerjaan preservasi rehabilitasi Jalan Batas Kepahiang-Simpang Kantor Bupati-Batas Sumatera Selatan  menggunakan anggaran dari APBN dengan nilai Rp 31,9 miliar. Berdasarkan audit diketahui jumlah kerugian negara yang ditimbulkan akibat dugaan korupsi Rp 3 miliar. (zie)

Berita Lainnya

Hasil Sidak Dewan Provinsi, Uji Sampel Air Bahang PLTU Bengkulu Masih Standar Mutu

BENGKULU– Adanya dugaan air bahang PLTU Bengkulu 2×100 MW sebagai penyebab ditemukannya penyu mati dan ...

error: Content is protected !!