Minggu , 15 Desember 2019
Home / Metropolis / Pengendalian Penduduk, Wujudkan Bengkulu Sejahtera

Pengendalian Penduduk, Wujudkan Bengkulu Sejahtera

SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi kebijakan dan strategi pengendalian penduduk dalam upaya mewujudkan Bengkulu yang bahagia dan sejahtera, Senin (2/12), (foto: jeri/rb).

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mengadakan kegiatan sosialisasi kebijakan dan strategi pengendalian penduduk, Senin (2/12). Kegiatan ini dalam upaya mewujudkan Bengkulu yang bahagia dan sejahtera, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui peran serta Kelompok Kerja (Pokja) Akselerasi lintas sektor di Kampung KB Kota Bengkulu.

Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu, H. Romadan Indosman, SH, MH mengatakan, sebagai dasar pelaksanaan DP3AP2KB Kota Bengkulu mengadakan kegiatan-kegiatan strategi pengendalian penduduk. Dengan adanya pengendalian atau penekanan jumlah penduduk, maka masalah kesehatan dan masalah pendidikan juga bisa terkendali.

“Dimulai dari hal yang kecil dan sederhana tetapi manfaatnya banyak, dengan cara melakukan pembinaan teknis mulai dari pengolahan kota bersih, kota sehat dan pembinaan Balita dan lainnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, sosialisasi ini nantinya dapat mengkoordinir secara maksimal berkaitan dengan upaya meningkatkan komitmen Pemerintah Kota untuk melaksanakan upaya-upaya penyelesaian pengendalian, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta keluarga yang berencana.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Pemkot Bengkulu, Marjon, M.Pd menjelaskan, ini salah satu program Pemkot yang berusaha untuk pengendalian angka penduduk dan menekan pertumbuhan penduduk. Supaya Kota Bengkulu bisa mencapai suatu kebahagiaan dan kesejahteraan. Karena apabila suatu daerah pertumbuhan penduduknya terlalu tinggi, maka akan sulit untuk mencapai suatu kebahagian, sebab pembiayaan kebutuhan kehiduapan akan mahal dan berat.

“Maka dengan adanya kegiatan ini merupakan suatu hal yang tepat untuk memberi tahu kepada masyarakat betapa pentingnya untuk menahan angka kelahiran atau mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Untuk program KB sendiri Kota Bengkulu sudah menerapkannya dengan baik dan berpengaruh,” katanya.

Kampung KB adalah kampung terpadu program kependudukan, Keluarga Berencana (KB) dan pembangunan keluarga, serta sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

“Kampung KB ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas,” terangnya.

Sedangkan secara khusus, Kampung KB ini dibentuk selain untuk meningkatkan peran serta pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, mendampingi dan membina masyarakat untuk menyelenggarakan program dan pembangunan sektor terkait, juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan. (cw2)

Berita Lainnya

Jamkesda Hanya Sanggup Akomodir 23 Ribu Warga

BENGKULU – Pemprov Bengkulu mengalokasikan dana bagi hasil dari pajak rokok sebesar Rp 12 miliar ...

error: Content is protected !!