Sabtu , 7 Desember 2019
Home / Daerah / Kaur / Usut Korupsi Dana Desa, Penyidik Reskrim Datangi Badan Keuangan Daerah

Usut Korupsi Dana Desa, Penyidik Reskrim Datangi Badan Keuangan Daerah

KOORDINASI : Penyidik Tipikor saat koordinasi dengan kepala Badan Keuangan Daerah Kaur soal kasus Dana Desa Gramat tahun 2018. (foto:albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Pengusutan dugaan korupsi Dana Desa Desa Gramat Kecamatan Kinal tahun 2018 lalu nampaknya terus bergulir. Selasa (3/12) penyidik Satreskrim Polres Kaur mendatangi kantor Badan Keuangan Daerah Kaur, untuk mengecek pencairan Dana Desa Gramat tahun 2018.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui berapa besaran Dana Desa desa tersebut yang sudah dicairkan pada tahun 2018.  Hasil pemeriksaan dari tiga tahap pencairan Dana Desa Gramat tahun 2018, Dana Desa Gramat sudah cair dua tahap. Tahap pertama Rp 135 juta lebih, kemudian tahap kedua Rp 270 juta lebih sementara tahap ketiga tahun 2018 Dana Desa Gramat tidak direalisasikan hingga menjadi silpa kementerian pada tahun 2019.

Yang Dana Desa tahap ketiga desa tersebut hangus dan tidak bisa dimanfaatkan, karena tidak dicairkan oleh mantan Kades Gramat berinisial Ed. “Kita ke Badan Keuangan Daerah mau ambil bukti dan sudah kita dapatkan dari tiga tahap pencairan Dana Desa dua tahap sudah dicairkan dengan nilai kurang lebih Rp 400 juta,” kata Kapolres Kaur, AKBP. Arief Hidayat,S.IK melalui Kasat Reskrim, Iptu. Ahmad Kairuman, M.Si.

Dari hasil koordinasi dengan Badan Keuangan Daerah Selasa (3/12), penyidik meminta mantan kades dapat mempertanggungjawabkan semua Dana Desa tahap pertama dan kedua senilai Rp 400 juta lebih. Karena terindikasi kalau pekerjaan tidak sesuai dan fiktif, termasuk pengembalian temuan Dana Desa tahun 2017 sebesar Rp 35 juta juga akan dipertanyakan.

Apalagi penyidik dan Inspektorat serta pihak Kecamatan Kinal maupun pendamping desa sudah turun cek lapangan. Bahkan saat ini Inspektorat Kaur juga melakukan penghitungan dugaan kerugian negara atas kegiatan Dana Desa tahap pertama dan kedua Dana Desa Gramat tahun 2018.

“Kalau tidak ada halangan Rabu (4/11)mantan kades Gramat akan kita mintai keterangan. Dan kita harapkan dapat menunjukan bukti kegiatan Dana Desa tahun 2018 jika benar dilaksanakan dan sebagainya,” pungkas Kasat Reskrim Polres Kaur.

Berdasarkan data, untuk total Dana Desa Gramat tahun 2018 sebesar Rp 803 juta yang terbagi untuk pemberdayaan sebesar Rp 140,7 juta dan pembangunan Rp 534 juta lebih dan sementara untuk penyelenggaraan pemerintah desa Rp 128 juta lebih. Dari data yang ada dialokasikan untuk pembangunan terdiri dari pembukaan jalan Rp 84 juta lebih, gedung kantor desa Rp 364,7 juta, pembangunan tembok penahan Rp 60,2 juta dan pembangunan siring pasang Rp 24,7 juta. (cik) 

Berita Lainnya

Sempat Berobat ke Krui, Kakek 60 Tahun Tewas di Kebun

MAJE– Seorang kakek, Luki (60) ditemukan tewas Jumat (6/12), pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Korban ...

error: Content is protected !!