Jumat , 21 Februari 2020
Home / Daerah / Lebong / Jalan ke Telaga Tujuh Warna Kabupaten Lebong Selesai Dibuka

Jalan ke Telaga Tujuh Warna Kabupaten Lebong Selesai Dibuka

SELESAI: Pembukaan jalan menuju objek wisata Telaga Tujuh Warna di Kelurahan Rimbo Pengadang ini akan ditingkatkan ke hotmix tahun 2020. (foto: aris/rb)

RIMBO PENGADANG – Akses jalan masuk menuju kawasan objek wisata Telaga Putri Tujuh Warna di Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang yang telah dibuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong. Tahun depan rencananya ditingkatkan pengerasan. Namun belum bisa dipastikan berupa hotmix atau cukup lapen.

‘’Dananya akan diakomodir dalam APBD Perubahan 2020,’’ ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebong, Ir. Eddy Ramlan, M.Si.

Belum adanya kepastian ditingkatkan berupa hotmix atau lapen karena Pemkab Lebong akan koordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait regulasi. Soalnya ujung jalan sepanjang 7 kilometer itu berada persis di perbatasan kawasan Hutan Lindung (HL) yang pengawasannya diserahkan langsung Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Bukit Daun. ‘’Selain itu, peningkatan juga akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,’’ ungkap Eddy.

Pentingnya pengerasan jalan berkaitan dengan status Telaga Putri 7 Warna yang rencananya dijadikan kawasan objek wisata berkelas internasional yang sasaran pengunjungnya manca negara. Dengan kondisi jalan yang saat ini masih berupa timbunan batu, memang sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Namun jika tidak ditingkatkan, dipastikan batu akan berserakan atau tertimbun tanah. ‘’Tidak mungkin juga objek wistanya dibuka sekelas internasional, tetapi akses jalannya tidak mendukung,’’ papar Eddy.

Selain itu, Pemkab Lebong juga akan membangun rest area di ujung jalan. Soalnya untuk bisa masuk ke Telaga Putri Tujuh Warna tetap harus dilakukan dengan berjalan kaki karena kondisi jalan yang masih berupa jalan setapak. Pertimbangan pembangunan rest area itu berkaitan dengan faktor ekonomi masyarakat.

‘’Diharap pendapatan masyarakat di sekitar Telaga Putri Tujuh Warna ikut meningkat seiring meningkatnya jumlah kunjungan karena jalan masuknya yang telah dibangun,’’ jelas Eddy.

Sekadar mengingatkan, pembukaan jalan masuk menuju kawasan objek wisata Telaga Putri 7 Warna senilai Rp 1 miliar itu dikerjakan Komando Distrik Militer (Kodim) 0409 Rejang Lebong melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Pekerjaan fisiknya dimulai April dan dapat diselesaikan September. Spesifikasi jalan yang telah dibangun panjangnya 7 kilometer dan lebarnya 2 meter dengan titik nol pembangunan di Kelurahan Rimbo Pengadang.(sca)

Berita Lainnya

Tiga Investor Ajukan Perizinan

MUKOMUKO – Mukomuko dilirik investor untuk pembangunan terminal minyak mentah kelapa sawit atau biasa dikenal …