Jumat , 28 Februari 2020
Home / Daerah / Lebong / 19 Pengaduan Masuk LAPOR

19 Pengaduan Masuk LAPOR

PELABAI – Sempat kekosongan laporan hampir 7 bulan, memasuki 4 bulan terakhir masyarakat Kabupaten Lebong mulai memanfaatkan Aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong. Hingga Kamis (5/12), Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Lebong telah menerima 19 pengaduan terkait pelayanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai tidak memuaskan.

Namun hanya 17 pengaduan yang bisa diproses karena 2 pengaduan masuk wewenang kabupaten tetangga. Dari jumlah itu, 4 pengaduan sudah diselesaikan. Sedangkan 13 pengaduan lagi sudah disampaikan Diskominfo kepada 2 OPD yang membidangi. Yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDS) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim).

‘’Dua pengaduan yang tidak masuk wewenang Kabupaten Lebong itu jalan Lebong Tandai yang masuk wilayah Kabupaten Bengkulu Utara serta pengaduan soal beasiswa pelajar yang sekolahnya masuk wilayah Rejang Lebong,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kabupaten Lebong, Donni Swabuana, ST, M.Si melalui Kabid  Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik, Warles Fery, SE, M.Ak.

Pengaduan masyarakat terhadap Dinas PMDS didominasi seputar pelayanan rekomendasi pencairan Dana Desa (DD) yang dinilai bertele-tele. Sedangkan Disperkim diadukan terkait pelayanan penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang terkesan dipersulit. Setiap pengaduan wajib ditindaklanjuti. Alurnya, setiap pengaduan yang masuk diterima Dinas Kominfo SP selaku admin.

‘’Selanjutnya kami (Diskominfo, red) mendisposisikan pengaduan masyarakat itu ke OPD bersangkutan untuk ditanggapi. Layanan ini kami lakukan sebagai dukungan terhadap Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Untuk masalah yang tidak tertangani, tentunya sangat berpotensi ditindaklanjuti Ombudsman,’’ terang Warles.

Aplikasi LAPOR diharap menjadi momentum bagi seluruh OPD untuk lebih mengoptimalisasi pengelolaan informasi publik. Termasuk memaksimalkan pelayanan pengaduan masyarakat secara akurat, cepat, tepat waktu dan murah. Aplikasi LAPOR juga merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemkab Lebong dalam memperbaiki mutu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. (sca)

Berita Lainnya

TKK Setwan Wajib Absen Sidik Jari

PELABAI – Tidak hanya kepada PNS, kewajiban mengisi absensi menggunakan alat sidik jari juga diberlakukan …