Jumat , 28 Februari 2020
Home / Daerah / Lebong / Ada 157 Pasangan Suami Istri Bercerai di Lebong

Ada 157 Pasangan Suami Istri Bercerai di Lebong

STRATEGIS: Kantor Pengadilan Agama Lebong yang berada persis di pusat pemerintahan Kabupaten Lebong memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. (foto: aris/rb)

PELABAI – Angka perceraian di Kabupaten Lebong terus meningkat. Terhitung November, Pengadilan Agama (PA) Lebong telah memutus 157 perkara perceraian pasangan suami istri (pasutri). Bahkan 10 perkara diantaranya kasus perceraian pasutri yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong.

Umumnya, perceraian dipicu faktor ekonomi dan sosial. Namun beberapa kasus diantaranya akibat perselingkuhan serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). ‘’Gugatan cerai paling banyak terjadi Oktober dan November dengan jumlah 23 perkara,’’ ujar Kepala Pengadilan Agama Lebong, Mukhlisin Noor, SH melalui Panitera Muda Hukum, Edo Awismar, SH.

Lebih lanjut disampaikannya, dari jumlah itu 113 perkara diantaranya berstatus Cerai Gugat (CG) atau perceraian yang diajukan pihak perempuan. Sedangkan 44 perkara perceraian lainnya berstatus Cerai Talak (CT) yang diajukan pihak laki-laki. ‘’Kami sangat menyayangkan tindakan pasutri yang menempuh langkah perceraian, namun kami juga tidak bisa menolak setiap perkara yang masuk karena itu haknya setiap pasutri,’’ papar Edo.

Sebelum memutus perkara perceraian, Edo pastikan hakim selaku memberikan waktu kepada pasutri yang bertikai untuk bermediasi. Beberapa diantaranya berhasil dilakukan sehingga rumah tangga pasutri yang tengah mengalami permasalahan kembali harmonis sehingga batal menempuh perceraian. ‘’Tetapi tetap saja beberapa kasus diantaranya memang terpaksa harus menempuh jalan perceraian karena mediasi tidak berhasil,’’ tutur Edo.(sca)

Berita Lainnya

TKK Setwan Wajib Absen Sidik Jari

PELABAI – Tidak hanya kepada PNS, kewajiban mengisi absensi menggunakan alat sidik jari juga diberlakukan …