Jumat , 21 Februari 2020
Home / Daerah / Kepahiang / Seluruh OPD Belum Sampaikan Rencana Umum Pengadaan

Seluruh OPD Belum Sampaikan Rencana Umum Pengadaan

KEPAHIANG – Sudah hampir 3 pekan pengesahan APBD 2020 diketok palu, dan saat ini sedang dalam tahap evaluasi oleh Gubernur Bengkulu. Namun demikian, sampai saat ini belum ada satupun OPD yang telah menyampaikan Rencana Umum Pengadaan  masing-masing ke Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Kepahiang.

Padahal sebelumnya Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM, IPU telah mewarning kepada seluruh OPD agar bisa segera menyampaikan RUP-nya, agar proses lelang setiap program bisa segera ditayangkan, dan awal tahun 2020 mendatang sudah bisa memulai lelang dan pengerjaan.

Untuk itu, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Kepahiang berencana segera melayangkan Surat Edaran kepada seluruh OPD, agar bisa segera menyampaikan Rencana Umum Pengadaan-nya untuk ditayangkan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik.

Hal ini diungkapkan Kabag Barang dan Jasa Setdakab Kepahiang Agus Irawan, M.Si yang mengatakan, kemungkinan pekan depan SE akan dilayangkan kepada seluruh OPD, dengan harapan secepatnya bisa melakukan penayangan Rencana Umum Pengadaan. Karena tahun 2020 mendatang ditargetkan Januari penayangan Rencana Umum Pengadaan seluruh OPD Kepahiang tuntas 100 persen.

“Semua OPD wajib menayangkan Rencana Umum Pengadaan, sesuai dengan instruksi bupati. Hal ini karena Rencana Umum Pengadaan merupakan salah satu tahapan wajib dilalui sebelum melakukan penyerapan anggaran,” kata Agus.

Anggaran seluruh OPD dalam Kabupaten Kepahiang sudah disetujui oleh DPRD Kepahiang, dengan itupula sudah bisa untuk melakukan penayangan Rencana Umum Pengadaan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik. Kalaupun nantinya ada perubahan bisa dilakukan perbaikan, semakin cepat penayangan tuntas dilakukan OPD akan semakin cepatpula pembangunan berjalan di Kabupaten Kepahiang.

“Sekarang ini belum satupun OPD yang menayangkan, selanjutnya SE akan kita sebarkan ke seluruh OPD dengan harapan penayangan bisa dipercepat,” demikian Agus.

Sebelumnya Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM, IPU mengultimatum seluruh OPD di lingkungan Pemkab Kepahiang, khususnya yang memiliki program pekerjaan fisik di tahun anggaran 2020 mendatang, agar bisa menggeber programnya sejak awal tahun anggaran bergulir.

Bahkan Bupati meminta sejak bulan Januari, seluruh proses lelang pekerjaan fisik sudah harus tuntas dilakukan, hingga pada April pekerjaan sudah bisa mencapai 100 persen. Hal itu berlaku pula untuk pekerjaan fisik yang dibiayai oleh PT Sarana Mandiri Infrastruktur dan Dana Intensif Daerah dari Kementerian Keuangan.

“Kita ada beberapa proyek pembangunan fisik, baik yang dibiayai APBD, PT SMI, maupun Dana Intensif Daerah. Kita harapkan OPD terkait yang mewenangi kegiatan tersebut bisa bekerja optimal. Jangan ada keterlambatan lagi, karena pembangunan ini sangat penting untuk daerah kita,” tegas Bupati.

Bukan hanya itu saja, sambung Bupati, tapi pekerjaan lain juga dipercepat, jangan sampai ketika dirinya habis masa jabatan masih saja ditemukan Pekerjaan Rumah yang belum terselesaikan. Jangan lagi ada OPD yang menunda-nunda pekerjaan yang telah terprogram, karena semakin cepat realisasi anggaran yang dilakukan hasilnya akan semakin baik.

“Saya minta tidak ada lagi pekerjaan yang dikerjakan di akhir tahun, kecuali memang itu merupakan sumber dana dari APBDP. Saya minta keluhan masyarakat selama ini bisa teratasi termasuk keluhan masyarakat Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi yang minta dibangun jalan,” demikian Bupati. (sly)

Berita Lainnya

Balon Bupati Harus Bebas Utang

KEPAHIANG – Ketua Bawaslu Kabupaten Kepahiang, Rusman Sudarsono, SE menegaskan, ada syarat lain yang wajib …