Rabu , 29 Januari 2020
Home / Metropolis / Pemprov Bengkulu ‘Jemput Bola’ Terkait Penuntasan Kawasan TWA

Pemprov Bengkulu ‘Jemput Bola’ Terkait Penuntasan Kawasan TWA

PENYELESAIAN TWA : Wagub Dedy Ermansyah saat memimpin rapat penyelesaian kasus TWA. (foto : ist/rb) 

BENGKULU– Wakil Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah mengatakan akan segera berkoordinasi ke Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (Kemenhut RI), terkait penyelesaian permasalahan kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Pantai Panjang Bengkulu. Menurutnya hal itu dilakukan mengingat lahan di kawasan TWA Pantai Panjang yang saat ini banyak dikuasai oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Termasuk telah berdirinya bangunan illegal di kawasan TWA tersebut.

“Kita akan ‘jemput bola’ ke Kemenhut RI untuk mengetahui hasil evaluasi dari pihak Kemenhut RI terkait laporan yang telah dilayangkan oleh BKSDA Provinsi Bengkulu sejak tahun 2017 lalu,” sampai Wagub Dedy Ermansyah, saat usai melakukan Rapat Koordinasi Penyelesaian Kawasan TWA Pantai Panjang – Pulau Baai, di Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (10/12).

Dengan adanya hasil evaluasi dari Kemenhut RI tersebut, jelas Dedy, diharapkan dapat mengurai permasalahan yang ada dan dapat mempertegas batas dan status lahan dikawasan TWA Pantai Panjang tersebut sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.  “Untuk itu, perlu mengurai persoalan tersebut sehingga menemui titik terangnya guna menegaskan batas kawasan TWA dan status lahan yang ada dikawasan TWA tersebut,” ujarnya.

Dedy menegaskan, jika hasil evaluasi itu nanti sudah keluar dan telah ditetapkan batas-batas kawasan TWA tersebut, maka pihaknya akan mentaati dan menindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku.  “Kita akan kembalikan sesuai dengan fungsinya. Jika memang ada masyarakat memiliki tanah sesuai dengan asal-usul tanah tersebut, berarti miliknya dan dapat disertifikatkan,” tegasnya.

Diketahui, secara administrasi pemerintahan, TWA Pantai Panjang termasuk Wilayah Kecamatan Teluk Segara, Kecamatan Gading Cempaka, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dengan luas lahan 967 hektar. Kawasan TWA ditetapkan dengan SK Menhut No.420/Menhut-II/1999 tentang kawasan TWA, awalnya kawasan itu ditetapkan sebagai kawasan konservasi sesuai SK Menhut No.383/Menhut-II/1985. (rls/mc)

Berita Lainnya

Anggota Dewan Dapati Kondisi Gedung Dinas Kesehatan Kota Mirip Kelas Belajar

BENGKULU– Sidak Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Rabu (29/1) pagi mendapati gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) ...