Minggu , 19 Januari 2020
Home / Metropolis / Jamkesda Hanya Sanggup Akomodir 23 Ribu Warga

Jamkesda Hanya Sanggup Akomodir 23 Ribu Warga

PELAYANAN: Tampak suasana pelayanan di kantor BPJS Kesehatan. Tahun 2020 mendatang, Pemprov Bengkulu hanya mampu memmbiayai kepesertaan JKN-KIS BPJS sebanyak 23 ribu orang. (foto : yunike/rb)

BENGKULU – Pemprov Bengkulu mengalokasikan dana bagi hasil dari pajak rokok sebesar Rp 12 miliar untuk pelayanan kesehatan khususnya BPJS. Anggaran Rp 12 miliar ini digunakan untuk kembali mengaktifkan kepesertaan JKN-KIS BPJS Kesehatan 23 ribu warga yang menunggak pada tahun 2019 ini.

Kepala Dinas Keseharan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, S.KM, M.Kes menerangkan alokasi Rp 12 miliar untuk mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan dari segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang menunggak, dengan cara membayarkan premi atau iuran. Ada sekitar 23 ribu peserta mandiri selama 1 tahun ke depan. Yakni pada tahun 2020 mendatang mereka akan ditanggung melalui program Jamkesda Provinsi (jamkesdarprov) yang anggarannya berasal dari dana bagi hasil pajak rokok tahun ini.

“Jumlah kuota peserta jamkesda yang ditanggung provinsi berbeda setiap daerah tergantung jumlah penduduk,” kata Herwan.

Se Provinsi Bengkulu ini tercatat ada sekitar 174 ribu peserta mandiri yang menunggak. Namun karena keterbatasan anggaran, yang bisa ditanggung preminya dari dana Rp 12 miliar ini hanya sekitar 23 ribu peserta untuk 1 tahun. Sedangkan untuk data penerimanya, sambung Herwan, sudah tersedia di BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu dan Cabang Curup.

Nantinya alokasi 23 ribu ini akan dibagi ke 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

“Kuotanya sudah kita sampaikan. Tentunya warga yang ditanggung melalui jamkesdaprov ini nanti adalah warga tidak mampu. Kita ambil dari peserta kelas 3,” tegas Herwan.

Wakil Ketua Komisi IV Dempo Xler mengingatkan dinas kesehatan dan BPJS bahwasanya penerima bantuan iuran BPJS dari dana bagi hasil pajak rokok harus tepat sasaran. Warga yang menerima bantuan harus benar-benar warga tidak mampu. Untuk itu, dinkes harus memastikan data penerima bantuan ini nantinya dengan melakukan verifikasi ulang melihat langsung kondisi warga tersebut.

“Jangan sampai yang menerima bantuan ini nanti rupanya warga yang mampu, harus pastikan betul data penerima ini. Yang perlu kita bantu itu warga tidak mampu,” demikian Dempo. (key)

Iuran BPJS yang Ditanggung Pemprov 2020

 

Kabupaten/kota       Kepesertaan

Kota Bengkululu       4.246

Rejang Lebong          3.211

Kaur                          1.497

Bengkulu Selatan      1.941

Bengkulu Tengah      1.310

Bengkulu Utara         3.285

Kepahiang                 1.743

Mukomuko                2.095

Seluma                       2.440

Lebong                      1.232

Total                         23.000

 

 

Berita Lainnya

Kuliah, Jangan Salah Pilih Jurusan

BENGKULU – Faculty Fair kembali diselenggarakan oleh para mahasiswa asal Bengkulu yang berkuliah di Pulau ...