Senin , 20 Januari 2020
Home / Daerah / Mukomuko / Tiga Pelamar Formasi Pengelola Keamanan Tidak Ada Yang Lulus Di Mukomuko

Tiga Pelamar Formasi Pengelola Keamanan Tidak Ada Yang Lulus Di Mukomuko

MUKOMUKO –Sedikit pelamar bukannya jaminan bahwa pelamarnya memenuhi syarat (MS). Ini terbukti, dalam penerimaan CPNS Kabupaten Mukomuko, formasi pengelola keamanan dan ketertiban kuotanya satu orang.

Kendati pelamarnya hanya tiga orang, namun ketiganya tidak lulus seleksi administrasi alias tak memenuhi syarat (TMS). Sementara dari data yang RB peroleh, dari 39 formasi hanya enam formasi yang seluruh pelamarnya MS.

Yakni formasi analis komunitas adat 10 pelamar, dokter gigi 3 pelamar, pranata kawasan konservasi 15 pelamar, pengawas monitoring dan evaluasi imunisasi puskesmas 43 pelamar.

Lalu pengelola budidaya pengembangan ternak6 pelamar serta medik veteriner 4 pelamar. Sedangkan formasi lainnya yakni guru bimbingan konseling 142 pelamar (3 orang TMS).

Bidan sebanyak 40 pelamar (51 oang TMS). Epidemiolog kesehatan 146 pelamar (3 orang TMS). Asisten apoteker 126 pelamar (9 orang TMS). Pranata laboratorium kesehatan 121 (9 TMS). Administrator kesehatan 85 pelamar (2 TMS). Dan sanitarian 72 pelamar (3 dinyatakan TMS).

Berikutnya nutrisionis 49 pelamar (2 TMS). Penyuluh kesehatan masyarakat 43 pelamar (2 TMS). Perawat gigi 19 pelamar (1 TMS). Dokter 12 pelamar (1 TMS). Polisi pamong praja 1.164 pelamar (615 pelamar TMS).

Auditor 235 pelamar (9 TMS). Pranata computer 205 (5 TMS). Teknisi mesin 175 pelamar (10 TMS). Penata laporan keuangan 172 pelamar (10 TMS). Penyuluh pertanian 137 pelamar (8 TMS). Analis kurikulum dan pembelajaran 97 pelamar (25 TMS).

Formasi lainnya, analis potensi sumber air tanah 97 (3 TMS). Penyuluh perikanan 86 pelamar (24 TMS). Pengawas bibit ternak 86 (5 TMS). Pengawas pupuk dan pertisida 82 pelamar (6 TMS). Penyuluh usaha mandiri dan teknologi tepat guna 73 pelamar (3 TMS). Analis hokum 55 pelamar (3 TMS). Dan penyuluh olahraga 50 pelamar (14 TMS).

Sedangkan formasi operator pengembangan sarana iptek 50 pelamar (1 TMS). Pengawas mutu bibit ternak 32 pelamar (1 TMS). Pengolah dan pengelolaan data aplikasi dan sistem keuangan 24 pelamar (3 TMS). Analis pakan ternak 14 pelamar (1 TMS). Pengelola pemberdayaan masyarakat dan kelembagaan 9 pelamar (2 TMS). Pengelola obat dan alat-alat kesehatan 7 pelamar (1 TMS). Lalu pengawas dan pengendali penyakit ikan 5 pelamar (3 TMS).

Kabid Pengadaan dan Pengembangan PNS dan Pembinaan ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko, Deftri Maulana, S.STP, mengatakan mereka yang MS atau lulus seleksi administrasi berhak mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD).

“Bagi yang tidak lulus dapat melakukan sanggahan melalui akun sscasn sampai 18 desember,” kata Deftri.

Setiap sanggahan yang masuk akan diverifikasi kembali. Dilakukan pengecekan ulang sesuai isi sanggahan. Jika memang sanggahannya dapat diterima, peserta itu akan berubah statusnya dari TMS menjadi MS. Sebaliknya, jika tidak diterima sanggahannya, pelamar itu akan tetap berstatus TMS.

“Hasil verifikasi sanggahan akan diumumkan 26 Desember tahun ini. Untuk SKD, digelar tahun anggaran 2020,” jelas Deftri.(hue)

Berita Lainnya

Bantuan Kemendes Rp 6,7 Miliar

MUKOMUKO – Kabupaten Mukomuko mendapatkan Rp 6,7 miliar bantuan dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal ...