Senin , 17 Februari 2020
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Pelaku Usaha Dilarang Gunakan Tabung Gas Melon

Pelaku Usaha Dilarang Gunakan Tabung Gas Melon

Sri Yurdaniah

BENTENG – Setiap pelaku usaha mulai dari usaha kecil dan seterusnya, dilarang menggunakan tabung gas melon atau untuk berat 3 Kg. Untuk pelaku usaha apapun, dibatasi penggunaan tabung gas tersebut yakni tabung gas pink atau 5,5 Kg atau 12 Kg. Hal ini disampaikan Disperindagkop & UKM Bengkulu Tengah, terkait pengawasan dan penggunaan tabung gas subsidi di lapangan ke beberapa tempat usaha.

Kadisperindagkop & UKM Bengkulu Tengah, Hendrik October, MM melalui Sekretaris, Sri Yurdaniah, S.Sos, MM menjelaskan, untuk masyarakat yang memiliki usaha wajib untuk mentaati aturan tersebut. Jika sebelumnya belum mengetahui, maka setelah sosialisasi langsung wajib untuk mentaatinya. “Misalnya usaha rumah makan,” katanya, Minggu (12/1).

Dijelaskannya, untuk tahapan sosialisasi sudah selesai dilakukan akhir tahun 2019 lalu. Namun, untuk penindakan sampai sejauh ini belum ada. Karena, temuan di lapangan mayoritas semua pelaku usaha kecil di masyarakat belum mengetahui kalau tabung gas 3 Kg dilarang untuk menjalankan usaha meskipun dalam skala kecil.

Disampaikannya, untuk penindakan nantinya akan dilakukan bersama dengan aparat penegak hukum. Makanya, dalam sosialisasi yang direncanakan untuk seluruh pemilik usaha di Bengkulu Tengah, akan bekerja sama dengan Pertamina dan kepolisian untuk menerangkan langsung kepada pelaku usaha yang masih kedapatan menggunakan tabung gas 3 Kg. Karena, tujuan sosialisasi yakni agar bantuan pemerintah terkait gas melon lebih tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. “Memang sasarannya untuk warga atau rumah tangga kurang mampu,” demikian Sri.(vla)

Berita Lainnya

Warem Marak, Warga Bengkulu Tengah Minta DPRD Bertindak

BENTENG – Minimnya tanggapan terhadap keberadaan warung remang-remang (warem) di jalan lintas Pasar Pedati-Tugu Hiu ...