Minggu , 26 Januari 2020
Home / Breaking News / Setelah Buron 5 Bulan, DPO Perampasan Motor Ditangkap Saat Pulang ke Rumah

Setelah Buron 5 Bulan, DPO Perampasan Motor Ditangkap Saat Pulang ke Rumah

RILIS : Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma, SH, S.IK saat memberikan keterangan pers dalam rilis penangkapan, Senin (13/1). (foto : wanda/rb)

CURUP – Petualangan AG alias Jaboy (18) dalam pelarian terhenti. Pasca rekannya RJ tertangkap Agustus 2019 lalu, , Jaboy ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Satreskrim Polres Rejang Lebong. RJ dan Jaboy ditetapkan sebagai tersangka dalam aksi pencurian disertai kekerasan terhadap seorang pelajar pada 3 Agustus 2019 silam. Jaboy berhasil diamankan Unit Opsnal Satreskrim Polres Rejang Lebong Minggu (12/1) malam  di rumah orang tuanya tanpa perlawanan.

Diungkapkan Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma, SH, S.IK mengatakan, penyidik engetahui keberadaan tersangka Jaboy berkat informasi cepat dari masyarakat. Dimana selama ini Jaboy diketahui tidak pernah pulang ke rumah orang tuanya saat masih berada di Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup Tengah. Namun Jaboy terlihat pulang saat rumah orang tuanya pindah ke Air Sengak sejak beberapa minggu belakangan.

‘’Tersangka Jaboy ini masih bujangan dan tinggal atau masih turut orang tua. Selama ini rumah orang tuanya di kawasan Air Bang dan sekarang sudah pindah ke wilayah Air Sengak. Saat rumah orang tuanya pindah inilah kita mendapat kabar kalau tersangka pulang dan saat kita datangi ternyata benar, tersangka langsung kita amankan,’’ ungkap Andi.

Ia  menambahkan, sebelumnya mereka sudah mengamankan rekan tersangka Jaboy yaitu berinisial RJ yang saat ini sudah menjalani proses hukum duluan. RJ dan Jaboy melakukan aksi curas terhadap seorang pelajar dengan modus mengajak berkelahi. Alasan kedua tersangka untuk mengelabuhi korban, mereka mengajak korban untuk menemui orang tua korban dan saat itu dibonceng tersangka Jaboy menggunakan motor korban.

Ditengah perjalanan, sambung Andi, korban malah diajak ke wilayah Desa Air Merah Kecamatan Curup Tengah, korban diancam menggunakan pisau milik tersangka RJ. Karena takut akhirnya korban menyerahkan motor, handphone dan jam tangan miliknya. ‘’Setelah berhasil mengambil barang-barang miliki korban, kedua pelaku langsung melarikan diri,’’ pungkasnya. (dtk)

Berita Lainnya

Tak Perlu MOU Soal Pemkot Ambil Alih Pengelolaan Pantai Panjang oleh Pemda Kota, Cukup Pemprov Hibahkan Saja

BENGKULU– Kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengambil ahli kembali pengelolaan wisata Pantai Panjang mendapat respon ...

error: Content is protected !!