Jumat , 21 Februari 2020
Home / Borgol / Kerjasama Bisnis Jual Beli Ayam Bangkrut, Mantan Pimpinan DPRD Rejang Lebong Lapor Polda

Kerjasama Bisnis Jual Beli Ayam Bangkrut, Mantan Pimpinan DPRD Rejang Lebong Lapor Polda

LAPOR : Abu Bakar, mantan Ketua DPRD Rejang Lebong saat mendatangi Direktorat Reskrimum Polda Bengkulu, Selasa (14/1). (foto : hasrul/rb)

BENGKULU–  Mantan Ketua DPRD Rejang Lebong, Abu Bakar mendatangi Direktorat Reskrimum Polda Bengkulu, Selasa (14/1). Didampingi pengacara, Sapuan Dani, SH,MH, Abu Bakar bermaksud melaporkan rekan bisnisnya berinisial, Sh dalam dugaan tindak pidana penipuan.

Sapuan Dani selaku kuasa hukum Abu Bakar mengatakan, kejadian tersebut terjadi tahun 2019 lalu. Ketika kliennya dengan terlapor Sh menjalin kerjasama bisnis jual beli ayam. Untuk menjalankan usaha tersebut, Abu Bakar sendiri mengeluarkan dana Rp 50 juta. Perjanjian uang akan dikembalikan utuh diluar dari keuntungan.  Namun belakangan, usaha yang dijalankan ternyata tidak berjalan, bangkrut alias gulung tikar.  Atas hal itulah pelapor kemudian berupaya meminta agar modal yang sudah diberikan tersebut dikembalikan. Namun dalam usaha pengembalian tersebut baru diberikan sebesar Rp 25 juta, sisanya sebesar Rp 25 juta lagi belum dikembalikan.

Menurut Sapuan, sebelum melaporkan hal itu ke Polda kliennya sudah berusaha untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Namun tak ada solusi terbaik hingga akhirnya mereka memutuskan memperkarakannya ke Polda Bengkulu. “Upaya kekeluargaan telah ditempuh namun menemui jalan buntu, melapor ini adalah jalan terakhir bagi klien kami,” ungkap Sapuan.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Sudarno, S.Sos, MH mengatakan tentunya setiap laporan dari masyarakat yang masuk ke Polda akan diproses sebagaimana aturan yang berlaku. “Nantinya tentu akan dilakukan penyelidikan terlebih dahulu dengan mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan saksi,” ungkap Sudarno. (zie)

Berita Lainnya

Minggu Ini Kejari Bengkulu Ekspose Internal Pengusutan Alun-alun Taman Berendo

BENGKULU– Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu segera lakukan ekspose internal pengusutan dugaan gratifikasi proyek Alun-alun Berendo …