Minggu , 26 Januari 2020
Home / Daerah / Mukomuko / Seluruh Pelamar TMS

Seluruh Pelamar TMS

MUKOMUKO – Sebanyak satu formasi untuk penerimaan CPNS Mukomuko dipastikan kosong peserta seleksi kompetensi dasar. Pasalnya, di formasi itu tidak ada satupun pelamarnya yang dinyatakan lulus verifikasi administrasi dengan status memenuhi syarat.

Formasi itu adalah formasi untuk tenaga penggelola keamanan dan ketertiban. Diketahui, saat pendaftaran, di formasi ini hanya ada tiga pelamar. Dan dari hasil verifikasi, ketiganya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Meski sudah melalui mekanisme masa sanggah.

“Dari puluhan formasi, hanya satu formasi yang dipastikan tak ada pesertanya ketika pelaksanaan tes mendatang,” kata Kasubbid Pengadaan dan Formasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Mukomuko, Priya Perdana, S.Kom.

Priya mengatakan, untuk peserta terbanyak yakni di formasi pelaksana pemula/pemula polisi pamong praja sebanyak 552 orang. Padahal jumlah formasi yang akan diterima hanya empat formasi.

Selanjutnya formasi ahli pertama – auditor sebanyak 228 peserta untuk memperebutkan 3 formasi. Formasi ahli pertama – pranata computer 200 orang untuk memperebutkan 4 formasi.

Lalu formasi pelaksana/terampil – bidan sebanyak 290 peserta yang memperebutkan 2 formasi. Formasi ahli pertama – guru bimbingan konseling 139 peserta untuk memperebutkan 3 formasi. Sedangkan formasi lainnya dengan jumlah peserta dibawah 100 orang. Bahkan ada dua peserta akan memperebutkan 1 formasi. Yakni formasi pengawas penyakit dan pengendali penyakit ikan.

Ditanya waktu pelaksanaan, Priya menyebut belum ada informasi terbaru. Tapi yang sudah jelas, seluruh peserta SKD harus mencetak kartu ujian tahun 2020. Artinya, bagi yang mencetak kartu peserta tahun 2019, akan dibatalkan.

Kebijakan ini setelah tahun 2019, aplikasi sscn tersebut kerap dikeluhkan peserta, karena sering terjadi error. Jadi untuk memastikan semua peserta terakomodir dengan baik, maka wajib mencetak kartu peserta tahun 2020.

“Supaya tak ada masalah, maka semua wajib mencetak kartu ujian tahun 2020. Bukan tahun 2019 kemarin. Terkait pelaksanaan tes SKD masih menunggu jadwal pemerintah pusat,” ujarnya.(hue)

Berita Lainnya

Tak Kunjung Ada Perbaikan, Soal Lima Jembatan Rusak Parah di Mukomuko Bupati Surati Kementerian PUPR

MUKOMUKO–  Sebanyak lima jembatan di Mukomuko yang berada di Jalinbar Sumatera, kondisinya memprihatinkan. Sangat membahayakan ...

error: Content is protected !!